Menteri Erick Ajak Generasi Milenial Kembangkan Ekonomi Digital
Senin, 25 April 2022 - 18:27 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir mendorong generasi muda saat ini untuk menjadi agen perubahan. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mendorong generasi muda saat ini untuk menjadi agen perubahan dalam menghadapi bonus demografi untuk menghadapi tantangan ke depan.
Pasalnya, visi Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara maju. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia dengan dominasi penduduk usia muda harus bisa dioptimalkan dengan baik.
"Sekarang 54 persen dari penduduk Indonesia adalah milenial dan generasi z, partisipasi pemuda dalam pembanguan bangsa sangatlah penting," kata Erick Thohir, saat berdiskusi dengan Gen Z bersama Cinta Laura di Eighteen Coffe, yang berlokasi di Bandung, baru-baru ini.
Pada tahun 2030 saja, lanjut Erick, ketenagakerjaan di Indonesia membutuhkan 17 juta jiwa untuk ekonomi digital. "Ketenagakerjaan pemuda pada tahun 2030, Indonesia sangat membutuhkan 17 juta tenega kerja untuk ekonomi digital," ungkap dia.
Baca Juga: Rumah Ramah Sobat Erick Diresmikan
Oleh karena itu, kata dia, perlu disiapkan anak-anak muda agar memiliki literasi digital yang tinggi, dengan tujuan terbentuknya human center society yang menyeimbangkan tujuan ekonomi dan menyelesaikan masalah sosial dengan sistem dunia nyata dan dunia maya yang terintegrasi. "Untuk itulah kita harus ciptakan generasi muda yang melek digital dan berinovasi," kata Erick.
Terlebih lagi, pada 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru Nusantara mencatatkan tonggak sejarah dengan melakukan ikrar Sumpah Pemuda. Kata Erick, pemuda berjuang demi Kemerdekaan Bangsa Indonesia, merekalah yang memiliki keberanian dan tekad kuat untuk berusaha melepaskan Indonesia dari penjajahan kolonial Belanda.
Pasalnya, visi Indonesia pada tahun 2045 akan menjadi negara maju. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia dengan dominasi penduduk usia muda harus bisa dioptimalkan dengan baik.
"Sekarang 54 persen dari penduduk Indonesia adalah milenial dan generasi z, partisipasi pemuda dalam pembanguan bangsa sangatlah penting," kata Erick Thohir, saat berdiskusi dengan Gen Z bersama Cinta Laura di Eighteen Coffe, yang berlokasi di Bandung, baru-baru ini.
Pada tahun 2030 saja, lanjut Erick, ketenagakerjaan di Indonesia membutuhkan 17 juta jiwa untuk ekonomi digital. "Ketenagakerjaan pemuda pada tahun 2030, Indonesia sangat membutuhkan 17 juta tenega kerja untuk ekonomi digital," ungkap dia.
Baca Juga: Rumah Ramah Sobat Erick Diresmikan
Oleh karena itu, kata dia, perlu disiapkan anak-anak muda agar memiliki literasi digital yang tinggi, dengan tujuan terbentuknya human center society yang menyeimbangkan tujuan ekonomi dan menyelesaikan masalah sosial dengan sistem dunia nyata dan dunia maya yang terintegrasi. "Untuk itulah kita harus ciptakan generasi muda yang melek digital dan berinovasi," kata Erick.
Terlebih lagi, pada 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru Nusantara mencatatkan tonggak sejarah dengan melakukan ikrar Sumpah Pemuda. Kata Erick, pemuda berjuang demi Kemerdekaan Bangsa Indonesia, merekalah yang memiliki keberanian dan tekad kuat untuk berusaha melepaskan Indonesia dari penjajahan kolonial Belanda.
Lihat Juga :