KKP Dorong Produk Perikanan Penuhi Keinginan Konsumen Global
Sabtu, 20 Juni 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Hingga kini, KKP telah menetapkan sistem sertifikasi dari hulu sampai hilir yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, unit pelaksana teknis dan lembaga sertifikasi pihak ketiga. Adapun pada webinar kemarin, dibahas tentang sertifikasi global yang berlaku di beberapa negara tujuan ekspor melalui lembaga sertifikasi dari pihak ketiga (swasta).
Sementara itu, Presiden Aquaculture Alliance (GAA) GAA George Chamberlain menjelaskan sertifikasi Best Aquaculture Practices (BAP) atau cara budidaya ikan yang baik merupakan sertifikasi budidaya ikan berbayar yang paling komprehensif dan diakui oleh pasar global sejak tahun 2002.
Ruang lingkup sertifikasi BAP meliputi keseluruhan rantai pasok (supply chain) budidaya ikan mulai dari unit pengolahan, pembudidayaan, pembibitan dan pembenihan, hingga pakan. Selain itu, standar BAP mencakup tanggung jawab lingkungan, sosial, keamanan pangan, serta kesehatan dan kesejahteraan satwa.
"Standar ini bisa diterapkan hampir 100% dari spesies ikan bersirip, krustasea, dan moluska yang diproduksi di seluruh dunia," urai Chamberlain.
Dikatakannya, sertifikasi BAP yang diterbitkan GAA adalah sertifikasi pertama yang menjadi acuan the 3 G’s, yakni Global Social Compliance Programme (GSCP) dari sisi sosial, Global Sustainable Seafood Initiative (GSSI) dari sisi lingkungan dan Global Food Safety Initiative (GFSI) dari sisi keamanan pangan. George memastikan standar selalu bersifat ilmiah, ketat dan selalu berkembang mengikuti kondisi dunia.
Sementara itu, Presiden Aquaculture Alliance (GAA) GAA George Chamberlain menjelaskan sertifikasi Best Aquaculture Practices (BAP) atau cara budidaya ikan yang baik merupakan sertifikasi budidaya ikan berbayar yang paling komprehensif dan diakui oleh pasar global sejak tahun 2002.
Ruang lingkup sertifikasi BAP meliputi keseluruhan rantai pasok (supply chain) budidaya ikan mulai dari unit pengolahan, pembudidayaan, pembibitan dan pembenihan, hingga pakan. Selain itu, standar BAP mencakup tanggung jawab lingkungan, sosial, keamanan pangan, serta kesehatan dan kesejahteraan satwa.
"Standar ini bisa diterapkan hampir 100% dari spesies ikan bersirip, krustasea, dan moluska yang diproduksi di seluruh dunia," urai Chamberlain.
Dikatakannya, sertifikasi BAP yang diterbitkan GAA adalah sertifikasi pertama yang menjadi acuan the 3 G’s, yakni Global Social Compliance Programme (GSCP) dari sisi sosial, Global Sustainable Seafood Initiative (GSSI) dari sisi lingkungan dan Global Food Safety Initiative (GFSI) dari sisi keamanan pangan. George memastikan standar selalu bersifat ilmiah, ketat dan selalu berkembang mengikuti kondisi dunia.
(uka)
Lihat Juga :