Membangun Optimisme Menyambut Wisatawan di Era New Normal
Sabtu, 20 Juni 2020 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Saat New Normal, Pariwisata Fokus Jaring Wisatawan Domestik )
Nia mengatakan saat ini Indonesia terus berupaya dengan maksimal dalam menekan penyebaran virus COVID-19. Termasuk di Bali, salah satu destinasi wisata terbaik dunia.
Kemenparekraf sendiri telah menyiapkan handbook yang mengacu kepada standar global sebagai panduan teknis untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Handbook oni merupakan turunan yang lebih detil dari protokol yang sedang disusun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdasarkan masukan dari Kemenparekraf untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan diterapkannya protokol ini dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan. Hal ini sangat penting karena Gaining trust atau confidence adalah kunci dalam percepatan pemulihan, jadi harus sangat diperhatikan dan diimplementasikan.
"Kami akan memastikan yang terbaik untuk kebutuhan wisatawan nantinya di era normal baru. Kami optimistis dapat menyambut wisatawan kembali dengan pengalaman serta daya tarik yang baru nantinya," kata Nia.
Ngurah Wirawan selaku pengelola kawasan Nusa Dua mengatakan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan protokol kenormalan baru di sektor pariwisata. Mulai dari pintu masuk kawasan, saat wisatawan melakukan check in di hotel atau resort, di tempat aktivitas, serta saat mereka check out.
"Semuanya dilakukan dengan protokol yang mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan dan keamanan. Namun dikemas dengan tetap konsep yang menyenangkan," kata Ngurah.
Nia mengatakan saat ini Indonesia terus berupaya dengan maksimal dalam menekan penyebaran virus COVID-19. Termasuk di Bali, salah satu destinasi wisata terbaik dunia.
Kemenparekraf sendiri telah menyiapkan handbook yang mengacu kepada standar global sebagai panduan teknis untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Handbook oni merupakan turunan yang lebih detil dari protokol yang sedang disusun oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berdasarkan masukan dari Kemenparekraf untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan diterapkannya protokol ini dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan. Hal ini sangat penting karena Gaining trust atau confidence adalah kunci dalam percepatan pemulihan, jadi harus sangat diperhatikan dan diimplementasikan.
"Kami akan memastikan yang terbaik untuk kebutuhan wisatawan nantinya di era normal baru. Kami optimistis dapat menyambut wisatawan kembali dengan pengalaman serta daya tarik yang baru nantinya," kata Nia.
Ngurah Wirawan selaku pengelola kawasan Nusa Dua mengatakan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan protokol kenormalan baru di sektor pariwisata. Mulai dari pintu masuk kawasan, saat wisatawan melakukan check in di hotel atau resort, di tempat aktivitas, serta saat mereka check out.
"Semuanya dilakukan dengan protokol yang mengedepankan faktor kebersihan, kesehatan dan keamanan. Namun dikemas dengan tetap konsep yang menyenangkan," kata Ngurah.
Lihat Juga :