Pentingnya Sinergi Dunia dalam Pengelolaan Lahan Gambut

Jum'at, 06 Mei 2022 - 09:15 WIB
loading...
Pentingnya Sinergi Dunia...
Lahan gambut punya peran penting terhadap perubahan iklim. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia mengajak semua pemangku kepentingan dari berbagai negara, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman pengelolaan gambut melalui platform yang dikembangkan International Tropical Peatlands Center (ITPC). Indonesia memandang melalui sinergi para pemangku kepentingan maka kelestarian gambut yang punya peran penting secara global bisa dipertahankan.

Baca juga: Pengembangan Jenis Tanaman Bioenergi Bisa Jadi Solusi Lahan Terdegradasi

“Dengan sinergi kita bisa mengidentifikasi kesenjangan dan tantangan serta mencari solusinya dalam menjaga ekosistem gambut,” kata Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Justianto saat membuka diskusi tentang pengelolaan gambut di World Forestry Congress XV di Seoul, Republik Korea, Kamis 5 Mei 2022.

ITPC didirikan pada tahun 2018 dan Indonesia menjadi salah satu pionirnya. Indonesia juga menjadi tuan rumah untuk Sekretariat ITPC. Saat ini ITPC terus mendapat dukungan Internasional dan sejumlah negara secara resmi juga turut bergabung.

Lead Coordinator ITPC Haruni Krisnawati mengatakan, ITPC sudah mengembangkan The Peatland Knowledge Platform. Sebuah platform yang bisa diakses secara online dan para pemangku kepentingan bisa saling berbagi pengetahuan dalam pengelolaan gambut.

Menurut Haruni, platform tersebut dirancang untuk menjadi tujuan bagi semua orang yang ingin mencari informasi tentang pengelolaan gambut. Platform ini juga bisa menjadi tempat saling bertukar pengetahuan dan hasil penelitian, serta peningkatan kapasitas dalam pengelolaan gambut.



"Platform ini juga bisa dimanfaatkan oleh media untuk membantu penyebarluasan kebijakan dan praktik terbaik dalam pengelolaan gambut," kata Haruni.

Sementara itu Deputy Director APP Sinar Mas Iwan Setiawan menjelaskan pengelolaan gambut diawali dengan pemetaan topografi menggunakan LiDAR. Berdasarkan peta topografi gambut itu, APP Sinar Mas merancang zonasi tata air pada konsesinya yang berada di lahan gambut. Pembuatan sekat kanal dan monitoring juga dilakukan agar tinggi permukaan air tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Pemetaan LiDAR telah menjelajah 11.000 kilometer untuk memetakan lahan gambut di pesisir Timur Sumatra dan Kalimantan Barat. Sampai saat ini lebih dari 4,5 juta hektare lahan gambut di pesisir Sumatra terpetakan.

Iwan mengatakan karena gambut harus dilakukan dengan pendekatan lanskap maka penting untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan gambut. “Masyarakat di desa harus mendapat pendampingan untuk peningkatan kapasitas dalam mengelola gambut dan manajemen tata airnya,” kata Iwan.

Kepala Sub Direktorat Perlindungan Gambut KLHK Muhamad Askary mengatakan, sebagai pemilik 24,6 juta hektare gambut, Indonesia berkomitmen untuk mengelola gambut secara berkelanjutan.

“Sudah ada 3,6 juta hektare lahan gambut yang dikelola perusahaan dan 49.874 hekatre yang dikelola masyarakat yang telah dipulihkan. Itu di luar pemulihan yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang sudah mencapai 900 ribu hektare,” katanya.

Askary mengungkapkan untuk memastikan restorasi gambut dilaksanakan dengan baik telah dibangun sistem informasi pemantauan air gambut secara online yang mencakup areal seluas 3,6 juta hektare. Ini merupakan sistem pemantauan air gambut terbesar di dunia.

Baca juga: Tensi Memanas, Rusia Klaim Tentara Bayaran Israel Bertempur Bersama Batalion Neo Nazi

Director of Global Forestry Reaseach Division National Institute of Forest Science Republik Korea Choi Hyung-Soon mengatakan gambut tropis penting untuk dikelola dengan lestari karena menentukan hajat hidup masyarakat global. Dengan luas mencapai 42 juta hektare di seluruh dunia dan diperkirakan menyimpan 148 giga ton karbon setara CO2, gambut adalah faktor penting dalam mitigasi bencana perubahan iklim.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Berhasil Lintasi Selat...
Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel
Sinergi bank bjb dan...
Sinergi bank bjb dan PT Taspen Dorong Layanan Pembayaran Manfaat yang Cepat dan Aman
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Operasional Penuh Terminal Kijing
Perkuat Sinergi Nasional,...
Perkuat Sinergi Nasional, bank bjb Resmi Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI
Prabowo Bawa Oleh-oleh...
Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Rekomendasi
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Jalani Pengajian dan...
Jalani Pengajian dan Siraman, Jennifer Coppen Tampil Anggun dengan Makeup Soft Glam
Berita Terkini
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved