Ogah Genjot Produksi, OPEC Menampar Eropa di Tengah Rencana Embargo Minyak Rusia

Minggu, 08 Mei 2022 - 22:23 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Maret, Sekretaris Jenderal OPEC, Mohammed Barkindo memperingatkan, bahwa tidak ada kapasitas cadangan di dunia untuk mengkompensasi embargo penuh pada ekspor minyak Rusia, yang berjumlah sekitar 7 juta barel per hari dalam minyak mentah dan produk olahan.

"Ini tentang bagaimana kita bertahan dari krisis ini. Tidak ada kapasitas di dunia saat ini yang dapat menggantikan 7 juta barel ekspor," kata Barkindo di CERAWeek pada bulan Maret dan minggu ini mengulangi pernyataannya menjelang pertemuan OPEC +.

Namun, ada kapasitas yang cukup untuk menggantikan ekspor Rusia ke Uni Eropa, di dalam OPEC sendiri. Menurut perkiraan Rystad Energy yang dikutip oleh Reuters, Arab Saudi, UEA (Uni Emirate Arab), Kuwait, dan Irak bersama-sama memiliki kapasitas produksi cadangan sekitar 4 juta barel per hari.

"Sebagian besar negara-negara ini memiliki kemampuan penyimpanan di darat yang luas, berarti bahwa beberapa juta barel dapat dinominasikan untuk ekspor dalam beberapa minggu," kata Louise Dickson, seorang analis dari konsultan energi Norwegia.

Ini menjadi kabar baik bagi Uni Eropa, apabila pasokan berjalan lancar. Sementara harga tinggi akan menjadi masalah yang sama sekali berbeda. Karena UE harus menyadari bahwa ini bukan tentang mengamankan pasokan alternatif, tetapi tentang melakukannya dengan harga yang relatif terjangkau.

Namun dalam situasi ini, Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan UEA tidak memiliki motivasi untuk memberikan diskon. Sebaliknya, mereka memiliki motivasi untuk melakukan apa yang mereka lakukan yakni berpegang teguh pada peningkatan produksi dan menikmati kenaikan harga minyak karena pergerakan pasar cukup menantang untuk saat ini.

Ketika mereka mungkin menolak untuk membahasnya, dorongan sanksi Uni Eropa terhadap Rusia telah terbukti menjadi keuntungan bagi produsen OPEC. Telah terjadi keajaiban bagi harga minyak dan gas, terutama dengan banyak produsen OPEC secara teknis tidak dapat meningkatkan produksi mereka, memberikan dukungan tambahan untuk meningkatkan keuntungan produsen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Indonesia Hadirkan 30...
Indonesia Hadirkan 30 Instalasi Seni di Flower Dome Singapura, Tampilkan Pesona Nusantara
Jorge Jesus Buka Peluang...
Jorge Jesus Buka Peluang Coret Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved