IHSG Hari Ini Tepar di Sesi I, Asing Masih Raup Cuan Rp1,74 Triliun
Selasa, 10 Mei 2022 - 12:43 WIB
loading...
IHSG hari ini ditutup di zona merah pada perdagangan sesi I. Foto/MPI/Faisal Rahman
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup di zona merah pada perdagangan sesi pertama, Selasa (10/5/2022). Indeks melemah 199,98 poin atau minus 2,89% di level 6.709,76.
Sejak bel pembukaan di 6.747,56, indeks acuan tampak lesu menghadapi tekanan jual. Alhasil, rentang pergerakan berada di bawah level penutupan kemarin di 6.662,61-6.755,20.
Terdapat 92 saham menguat, 480 saham melemah, dan 105 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp13,84 triliun dari 16,89 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun -2,41% ke 1.001,21, indeks JII merosot -1,14% ke 587,54, indeks IDX30 anjlok -2,42% ke 536,35, dan indeks MNC36 koreksi -2,40% ke 334,29.
Baca juga: IHSG Hari Ini Masih Berkutat di Level 6.747 Saat 233 Saham Melemah
Mayoritas indeks sektoral mengalami penurunan yaitu infrastruktur -2,68%, keuangan -3,44%, kesehatan -0,23%, properti -1,95%, industri -2,02%, bahan baku -2,95%, teknologi -4,81%, siklikal -2,48%, transportasi -3,19%, dan energi -3,24%. Sementara yang menguat hanya nonsiklikal 0,36%.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau merealisasikan profit taking akumulatif sebesar Rp1,74 triliun, terdiri dari net sell Rp1,61 triliun di pasar reguler dan Rp130,01 miliar di pasar negosiasi.
Sejak bel pembukaan di 6.747,56, indeks acuan tampak lesu menghadapi tekanan jual. Alhasil, rentang pergerakan berada di bawah level penutupan kemarin di 6.662,61-6.755,20.
Terdapat 92 saham menguat, 480 saham melemah, dan 105 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp13,84 triliun dari 16,89 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun -2,41% ke 1.001,21, indeks JII merosot -1,14% ke 587,54, indeks IDX30 anjlok -2,42% ke 536,35, dan indeks MNC36 koreksi -2,40% ke 334,29.
Baca juga: IHSG Hari Ini Masih Berkutat di Level 6.747 Saat 233 Saham Melemah
Mayoritas indeks sektoral mengalami penurunan yaitu infrastruktur -2,68%, keuangan -3,44%, kesehatan -0,23%, properti -1,95%, industri -2,02%, bahan baku -2,95%, teknologi -4,81%, siklikal -2,48%, transportasi -3,19%, dan energi -3,24%. Sementara yang menguat hanya nonsiklikal 0,36%.
Sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau merealisasikan profit taking akumulatif sebesar Rp1,74 triliun, terdiri dari net sell Rp1,61 triliun di pasar reguler dan Rp130,01 miliar di pasar negosiasi.
Lihat Juga :