Bukan Gertak Sambal, Erick Thohir Bakal Blacklist Mitra BUMN Nakal
Selasa, 10 Mei 2022 - 15:32 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memasukan mitra-mitra BUMN ke dalam daftar hitam (blacklist) bila terbukti melakukan kecurangan dalam bisnis.
Erick pun meminta kerja sama antara mitra dan BUMN dapat menciptakan ekosistem yang kuat untuk perekonomian Indonesia. Sebab itu, kolaborasi entitas tersebut harus melalui proses bisnis yang benar, memiliki keberpihakan terhadap TKDN, dan kerja sama yang saling menguntungkan.
"Kerja sama BUMN dan mitra menjadi kunci. Oleh karena itu, saya nantinya akan membuat blacklist mitra-mitra yang nakal, karena saya tidak mau lagi BUMN jadi ajang koruptif, tentu capek benerinnya," ujar Erick, di Jakarta, Selasa (10/5/2022).
Baca Juga: Erick Thohir Dinilai Punya Konsep Jelas untuk Memimpin Negara
Erick mengatakan mitra BUMN harus memiliki kontribusi positif dalam setiap kerja sama dengan BUMN. Tak hanya itu, dia juga menawarkan mitra dan BUMN untuk duduk sejajar dan saling melayani dengan baik agar dapat menjadi pesaing global dan tidak hanya menjadi raja di kampungnya sendiri. "Ini yang ingin saya tawarkan sama-sama dan InsyaAllah niat baik ini bisa disambut," lanjut Erick.
Erick menetapkan tiga poin dalam Apresiasi Mitra BUMN Champion 2022. Pertama, memperbaiki hubungan kerja yang win-win antara BUMN dan swasta demi mendorong BUMN menjadi perusahaan global. Kedua, pentingnya membangun keberpihakan terhadap produk dalam negeri yakni TKDN melalui para mitra.
"Karena ini sebuah market besar supaya kita bergerak ke industrial country. Ketiga, bukan menakut-nakuti, penting sekali BUMN yang punya satu misi yakni mitra yang transparan dan profesional. Kita tidak mau ketika kita bermain global, kita konsolidasi TKDN, tapi ternyata punya mitra yang kurang baik," ucap Erick.
Erick pun meminta kerja sama antara mitra dan BUMN dapat menciptakan ekosistem yang kuat untuk perekonomian Indonesia. Sebab itu, kolaborasi entitas tersebut harus melalui proses bisnis yang benar, memiliki keberpihakan terhadap TKDN, dan kerja sama yang saling menguntungkan.
"Kerja sama BUMN dan mitra menjadi kunci. Oleh karena itu, saya nantinya akan membuat blacklist mitra-mitra yang nakal, karena saya tidak mau lagi BUMN jadi ajang koruptif, tentu capek benerinnya," ujar Erick, di Jakarta, Selasa (10/5/2022).
Baca Juga: Erick Thohir Dinilai Punya Konsep Jelas untuk Memimpin Negara
Erick mengatakan mitra BUMN harus memiliki kontribusi positif dalam setiap kerja sama dengan BUMN. Tak hanya itu, dia juga menawarkan mitra dan BUMN untuk duduk sejajar dan saling melayani dengan baik agar dapat menjadi pesaing global dan tidak hanya menjadi raja di kampungnya sendiri. "Ini yang ingin saya tawarkan sama-sama dan InsyaAllah niat baik ini bisa disambut," lanjut Erick.
Erick menetapkan tiga poin dalam Apresiasi Mitra BUMN Champion 2022. Pertama, memperbaiki hubungan kerja yang win-win antara BUMN dan swasta demi mendorong BUMN menjadi perusahaan global. Kedua, pentingnya membangun keberpihakan terhadap produk dalam negeri yakni TKDN melalui para mitra.
"Karena ini sebuah market besar supaya kita bergerak ke industrial country. Ketiga, bukan menakut-nakuti, penting sekali BUMN yang punya satu misi yakni mitra yang transparan dan profesional. Kita tidak mau ketika kita bermain global, kita konsolidasi TKDN, tapi ternyata punya mitra yang kurang baik," ucap Erick.
Lihat Juga :