Sebelum Ditutup, Buruan Daftar Pendidikan Vokasi Kemenperin

Minggu, 15 Mei 2022 - 22:31 WIB
loading...
Sebelum Ditutup, Buruan...
Penerimaan dilakukan melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) 2022. Pendaftaran pendidikan vokasi tersebut, ditutup 20 Mei 2022. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) memberi kesempatan kepada lulusan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan se-Indonesia, untuk menjadi mahasiswa baru pada pendidikan vokasi Kemenperin.

Selain itu, juga bagi lulusan Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah untuk menjadi siswa SMK Kemenperin. Pendaftaran pendidikan vokasi tersebut, ditutup 20 Mei 2022.

Baca Juga: Pendidikan Vokasi Dinilai Belum Jawab Kebutuhan Industri

Penerimaan dilakukan melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) 2022 yang diresmikan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, 14 April 2022.

“Pendaftaran JARVIS dimulai dari 11 April sampai 20 Mei 2022. Hingga 14 Mei 2022, tercatat pendaftar JARVIS Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas sebanyak 6.833 orang serta sebanyak 1.280 orang pada JARVIS SMK. Bagi yang belum mendaftar, dipersilakan. Mumpung belum ditutup,” ungkap Kepala BPSDMI, Arus Gunawan dalam keterangan tertulis.

JARVIS merupakan platform inovasi BPSDMI Kemenperin dengan alamat website jarvis.kemenperin.go.id yang digunakan untuk melakukan proses seleksi penerimaan siswa dan mahasiswa baru secara daring pada seluruh unit pendidikan di bawah naungan Kemenperin, yakni 10 Politeknik, 2 Akademi Komunitas, dan 9 SMK.

Pada JARVIS 2022, Politeknik dan Akademi Komunitas Kemenperin memiliki target untuk menjaring 3.877 mahasiswa baru yang termasuk di dalamnya adalah 498 mahasiswa dengan bebas biaya kuliah, terdiri atas 96 mahasiswa pada Politeknik Industri Logam Morowali, 120 mahasiswa pada Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, 72 mahasiswa pada Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, dan 210 mahasiswa pada Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta.

Sedangkan untuk SMK , Kemenperin akan menampung sebanyak 2.537 siswa di SMK-SMAK/SMTI Kemenperin. Menurut Arus, seluruh unit pendidikan vokasi industri Kemenperin yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia telah menerapkan pendidikan berbasis kompetensi yang bermitra dengan industri penggunanya.

Mulai dari proses perekrutan, prakerin, sampai penempatan kerja sehingga seluruh lulusan sekolah dan kampus Kemenperin dapat terserap oleh industri, melanjutkan pendidikan, dan menjadi wirausaha.

“Tidak hanya itu, unit pendidikan Kemenperin juga mendapatkan dukungan dari mitra luar negeri. Di antaranya adalah Pemerintah Swiss, Jerman, dan Singapura. Adapun saat ini, Kemenperin juga sedang menjajaki penyelarasan kualifikasi lulusan dengan standar Eropa yang difasilitasi oleh Dubes RI di Jerman,” imbuhnya.

Baca Juga: Pengembangan SDM Pariwisata

Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas unit pendidikan Kemenperin dalam mencetak SDM industri unggul tidak hanya bertaraf nasional, namun juga siap bersaing di dunia global, seperti yang tertuang dalam visi BPSDMI melalui kebijakan Corporate University yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1009 Tahun 2021.

Bukhori Nur Alivian, alumnus Sekolah Menengah Teknologi Industri Yogyakarta membenarkan kualitas pendidikan vokasi Kemenperin. Bukhori yang saat ini bekerja di PT Pertamina (Persero) Cilacap mengatakan, materi yang diberikan melalui SMK SMTI Yogyakarta sudah sesuai dengan teknologi industri saat ini.

“Sehingga saya tidak kaget lagi ketika bekerja, dihadapkan dengan teknologi industri di perusahaan saya. Saya sangat bangga bisa menjadi bagian dari alumni SMK SMTI Yogyakarta, karena dapat menghantarkan saya untuk bekerja di PT Pertamina saat ini,” ujarnya.

Gherra Reginda, alumnus Politeknik APP Jakarta sependapat. Menurut Gherra, pendidikan vokasi Kemenperin seperti ‘Kawah Candradimuka’.

“Untuk itu, kami ucapkan selamat bagi kalian yang memilih Politeknik APP Jakarta. Karena kami para alumni, mampu menjawab tantangan industri dan bersaing dalam kemajuan perindustrian Indonesia," kata Gherra, yang saat ini bekerja di PT Lotte Global Logistics Indonesia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved