Penambahan Subsidi Energi Disetujui DPR, Ini Kata Erick Thohir

Jum'at, 20 Mei 2022 - 17:16 WIB
loading...
Penambahan Subsidi Energi Disetujui DPR, Ini Kata Erick Thohir
Penambahan subsidi energi bukti pemerintah tak inginkan bebani rakyat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai persetujuan DPR RI adanya penambahan subsidi bahan bakar minyak (BBM) , liquefied petroleum gas (LPG) dan listrik agar tidak mengalami kenaikan harga menjadi bukti negara hadir bagi masyarakat.

Baca juga: Sri Mulyani Minta Tambah Anggaran Subsidi Energi Rp74,9 T, Sinyal Kenaikan BBM dan LPG?

Pernyataan ini menyusul persetujuan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terhadap usulan pemerintah terkait penambahan subsidi energi pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022 dalam rapat kerja dengan Menteri Keuangan pada Kamis (19/5/2022) kemarin.

Dia pun menyambut baik dukungan DPR RI terhadap usulan pemerintah melalui Menteri Keuangan terkait penambahan APBN.

"(Pemerintah) terus berupaya keras, karena tidak ingin membebani rakyat di tengah persoalan pangan dan energi global,” ungkap Erick, Jumat (20/5/2022).

Erick juga memastikan Kementerian BUMN bersama PT Pertamina dan PT PLN akan fokus menjaga ketersediaan energi hingga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Konflik Rusia-Ukraina menyebabkan harga minyak dunia melonjak lebih dari USD100 per barel, sementara asumsi dalam APBN di USD63 per barel. Karena itu, Sri Mulyani mengusulkan tambahan anggaran untuk subsidi energi dan kompensasi ke Banggar DPR RI.



Adapun tambahan anggaran subsidi energi yang diusulkan sebesar Rp74,9 triliun. Rinciannya, Rp71,8 triliun untuk subsidi BBM dan LPG dan Rp3,1 triliun untuk subsidi listrik tahun ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1662 seconds (11.97#12.26)