Inovasi Desain Kemasan Tingkatkan Penjualan Produk Lokal

Jum'at, 20 Mei 2022 - 21:30 WIB
loading...
Inovasi Desain Kemasan Tingkatkan Penjualan Produk Lokal
Pelaku usaha mengapresiasi langkah pemerintah mendorong penggunaan produk lokal. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha mengapresiasi langkah pemerintah mendorong penggunaan produk lokal . Langkah tersebut dinilai bakal berdampak positif bagi industri lokal di dalam negeri.

"Kami mengajak menggunakan produk lokal utamanya dalam pemakaian bahan tradisional," ujar Founder Tropee Bebe Idrus Halim, di Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: Dorong UMKM Tembus Pasar Amerika, Dubes Rosan: Manfaatkan INA Access

Menurut dia produk berbahan tradisional semakin diminati dan mendapatkan respons yang baik oleh masyarakat Indonesia. Inovasi desain kemasan penting guna meningkatkan nilai penjualan.

Di era serba digital saat ini sebuah kemasan bukan sekedar membungkus. Terlebih, di era penjualan dalam jaringan, desain kemasan produk yang menarik tidak dapat dielakkan.

Desain kemasan kini menjadi wajah baru yang ditampilkan secara visual dalam penjualan dalam jaringan untuk menarik calon pembeli. Sebab, konsumen tidak lagi datang untuk sekedar mencoba tetapi lebih memilih melihat dari layar kaca.

"Tradisi menggunakan bahan tradisional harus terus digaungkan. Dengan kemasan menarik, aman dan modern, produk lokal asli Indonesia akan terus dicintai di setiap generasi," tuturnya.

Berbagai varian pun disuguhkan Tropee Bebe seperti minyak kemiri, hair lotion, shampo kemiri, minyak telon dan lainnya. Melalui berbagai inovasi desain kemasan, telah mendapatkan tanggapan yang baik dari konsumen di dalam negeri.

"Dengan lebih dari 500 rekan reseller dan toko di seluruh Indonesia kami mengajak para orang tua untuk kembali menggunakan produk lokal dengan bahan tradisional yang alami. Kami terus konsisten dan fokus dalam memberikan produk perawatan anak yang berkualitas," kata dia.

Baca Juga: Skincare Lokal Ini Hadirkan Produk Perawatan Kulit Remaja

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan 30 juta usaha mikro, kecil, dan menengah dapat terus berinovasi dan mengakses pasar digital pada 2023. Untuk mencapai target itu, gerakan membeli atau belanja produk lokal terus digaungkan hingga ke daerah.

Dengan populasi 260 juta jiwa, Indonesia menjadi pasar yang besar untuk menjual produk dalam negeri. Oleh sebab itu, akselerasi digitalisasi UMKM sangat penting dalam memperluas jangkauan pasar.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1723 seconds (10.55#12.26)