Saat Ekonomi Lesu, Bisnis Ini Dapat Kucuran Modal USD57 Juta dari Investor
Senin, 22 Juni 2020 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Budi Handoko menjelaskan, Shipper merupakan platform pengiriman yang melayani multi-kurir hingga distribusi jaringan jasa logistic dan pergudangan. Saat ini, layanan Shipper tersedia di lebih dari 30 lokasi.
Startup ini juga telah bekerja sama dengan lebih dari 100 kurir untuk memenuhi janji mereka mengantarkan barang tanpa banyak kerepotan, dengan harga yang bersaing dan servis yang transparan sehingga para pemilik usaha e-commerce atau online shop bisa lebih fokus pada aspek lain dalam usahanya. Shipper memungkinkan pelanggannya mendapatkan harga terbaik dari jaringan mitra logistik seperti JNE, Sicepat, Ninja Xpress, dan lain-lain.
Potensinya Mencapai USD240 Miliar
Shipper bukan satu-satunya perusahan rintisan yang mendapatkan pendanaan dari investor. Startup lainnya yang bermain dibisnis logistik seperti RaRa Delivery berhasil memperoleh pendanaan tahap awal SGD1,2 juta atau sekitar Rp 19,7 miliar. Kucuran dana ini berasal dari beberapa investor yang dipimpin oleh 500 Startups. Pendanaan itu mulai dikucurkan investor pada Mei 2020 lalu.
Ada juga Kargo Technologies, startup marketplace logistik yang mendapat pendanaan sebesar USD 31 juta atau setara dengan Rp 504 miliar.nvestor yang rela mengucurkan Pendanaan Seri A untuk Kargo dipimpin oleh Tenaya Capital dari Silicon Valley, Amerika Serikat. Grup investor lainnya yang turut mengucurkan dana diantaranya, Sequoia India dan Asia Tenggara, Intudo Ventures, Coca-cola Amatil, Agaeti Convergence Ventures, Alter Global, dan Mirae Asset Venture Investme.Kargo juga mendapatkan pendanaan berbasis utang (debt financing) dari sejumlah bank dan institusi finansial regional.
Pendanaan ini bukan yang pertama buat Kargo, sebab tahun lalu, perusahaan ini berhasil meraoh pendanaan sebesar USD7,6 juta dollar atau sekitar Rp123 miliar .Investor yang terlibat dalam pendanan ini diantarnya Sequoia India dan Asia Tenggara.
Lalu ada juga 10100 Fund milik co-founder Uber Travis Kalanick, Zhenfund asal Tiongkok, Intudo Ventures, ATM Capital, Innoven Capital, dan Agaeti Ventures yang dipimpin oleh pengusaha Indonesia Pandu Sjahrir. Kemudian, Patrick Walujo selaku co-founder dari Northstar Group, dan Diono Nurjadin selaku CEO Cardig International juga turut mengucurkan fulus pribadinya ke Kargo.
Sementra itu Januari 2020 lalu, CEO Waresix, Andree Susanto, mengatakan perusahannya berhasil memperoleh pendanaan tambahan dari EV Growth dan Jungle Ventures dengan nilai USD11 juta dalam perpanjangan putaran pendanaan Seri A. Waresix, platform jasa truk dan pergudangan Indonesia. Saat ini, perusahaan telah memiliki 30.000 truk dan 300 operator gudang di berbagai lokasi di Tanah Air.
Startup ini juga telah bekerja sama dengan lebih dari 100 kurir untuk memenuhi janji mereka mengantarkan barang tanpa banyak kerepotan, dengan harga yang bersaing dan servis yang transparan sehingga para pemilik usaha e-commerce atau online shop bisa lebih fokus pada aspek lain dalam usahanya. Shipper memungkinkan pelanggannya mendapatkan harga terbaik dari jaringan mitra logistik seperti JNE, Sicepat, Ninja Xpress, dan lain-lain.
Potensinya Mencapai USD240 Miliar
Shipper bukan satu-satunya perusahan rintisan yang mendapatkan pendanaan dari investor. Startup lainnya yang bermain dibisnis logistik seperti RaRa Delivery berhasil memperoleh pendanaan tahap awal SGD1,2 juta atau sekitar Rp 19,7 miliar. Kucuran dana ini berasal dari beberapa investor yang dipimpin oleh 500 Startups. Pendanaan itu mulai dikucurkan investor pada Mei 2020 lalu.
Ada juga Kargo Technologies, startup marketplace logistik yang mendapat pendanaan sebesar USD 31 juta atau setara dengan Rp 504 miliar.nvestor yang rela mengucurkan Pendanaan Seri A untuk Kargo dipimpin oleh Tenaya Capital dari Silicon Valley, Amerika Serikat. Grup investor lainnya yang turut mengucurkan dana diantaranya, Sequoia India dan Asia Tenggara, Intudo Ventures, Coca-cola Amatil, Agaeti Convergence Ventures, Alter Global, dan Mirae Asset Venture Investme.Kargo juga mendapatkan pendanaan berbasis utang (debt financing) dari sejumlah bank dan institusi finansial regional.
Pendanaan ini bukan yang pertama buat Kargo, sebab tahun lalu, perusahaan ini berhasil meraoh pendanaan sebesar USD7,6 juta dollar atau sekitar Rp123 miliar .Investor yang terlibat dalam pendanan ini diantarnya Sequoia India dan Asia Tenggara.
Lalu ada juga 10100 Fund milik co-founder Uber Travis Kalanick, Zhenfund asal Tiongkok, Intudo Ventures, ATM Capital, Innoven Capital, dan Agaeti Ventures yang dipimpin oleh pengusaha Indonesia Pandu Sjahrir. Kemudian, Patrick Walujo selaku co-founder dari Northstar Group, dan Diono Nurjadin selaku CEO Cardig International juga turut mengucurkan fulus pribadinya ke Kargo.
Sementra itu Januari 2020 lalu, CEO Waresix, Andree Susanto, mengatakan perusahannya berhasil memperoleh pendanaan tambahan dari EV Growth dan Jungle Ventures dengan nilai USD11 juta dalam perpanjangan putaran pendanaan Seri A. Waresix, platform jasa truk dan pergudangan Indonesia. Saat ini, perusahaan telah memiliki 30.000 truk dan 300 operator gudang di berbagai lokasi di Tanah Air.
Lihat Juga :