Kemenhub Genjot Pembangunan Terminal Sukabumi dengan Fasilitas Modern
Selasa, 23 Juni 2020 - 11:16 WIB
loading...
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiady memastikan Kemenhub akan mendorong pembangunan Sukabumi City Hub di Terminal Ahmad Sanusi, Sukabumi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggenjot pembangunan Sukabumi City Hub yakni pembangunan fasilitas modern dengan hadirnya mal dan hotel yang terintegrasi Terminal Ahmad Sanusi, Sukabumi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiady mengatakan, proyek ini merupakan proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang pertama kali di Sukabumi. Pemerintah saat ini tengah mendorong beberapa skema dengan skema kerja sama seperti ini.
"Melalui kerja sama ini diharapkan pihak swasta dapat masuk dan pemerintah dapat pembiayaan sekaligus dapat keuntungan dari kerja sama ini. Saya tegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya semata untuk Kementerian Perhubungan namun untuk pemerintah secara keseluruhan," jelas Dirjen Budi di Jakarta, Selasa (22/6/2020).
Ia menilai bahwa dalam proses penilaian ini, peran dari Kementerian Keuangan sangat besar, terlebih berkaca dari proyek kerja sama sebelumnya di Terminal Tirtonadi di Solo, Jawa Tengah.
"Menurut saya yang berperan besar dalam proses ini adalah Kementerian Keuangan. Belajar dari pengalaman yang di Solo beberapa kali, namun ternyata angkanya tidak sesuai dengan kemampuan calon investornya. Sebelumnya kita telah melalui proses lelang sebanyak 2 kali, penawarannya ada namun gagal. Semoga hal tersebut tidak terjadi di Sukabumi dan kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiady mengatakan, proyek ini merupakan proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang pertama kali di Sukabumi. Pemerintah saat ini tengah mendorong beberapa skema dengan skema kerja sama seperti ini.
"Melalui kerja sama ini diharapkan pihak swasta dapat masuk dan pemerintah dapat pembiayaan sekaligus dapat keuntungan dari kerja sama ini. Saya tegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya semata untuk Kementerian Perhubungan namun untuk pemerintah secara keseluruhan," jelas Dirjen Budi di Jakarta, Selasa (22/6/2020).
Ia menilai bahwa dalam proses penilaian ini, peran dari Kementerian Keuangan sangat besar, terlebih berkaca dari proyek kerja sama sebelumnya di Terminal Tirtonadi di Solo, Jawa Tengah.
"Menurut saya yang berperan besar dalam proses ini adalah Kementerian Keuangan. Belajar dari pengalaman yang di Solo beberapa kali, namun ternyata angkanya tidak sesuai dengan kemampuan calon investornya. Sebelumnya kita telah melalui proses lelang sebanyak 2 kali, penawarannya ada namun gagal. Semoga hal tersebut tidak terjadi di Sukabumi dan kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Lihat Juga :