Target Jaring 3,6 Juta Wisman, Menparekraf Sandiaga Uno Pimpin Misi Penjualan ke Singapura
Rabu, 01 Juni 2022 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka sangat menghargai keseriusan Indonesia dalam penanganan pandemi, Prof Wiku juga ada di sini. Ada beberapa pengelola destinasi wisata untuk mendukung sektor pariwisata khususnya Indonesia," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno juga mengaku sudah menugaskan Direktorat Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI untuk memfasilitasi penyelesaian isu dan kendala dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan dari Singapura, sehingga isu-isu seperti kelembagaan, kebutuhan asuransi yang dirasa memberatkan, visa, jumlah layanan kapal feri yang harus ditingkatkan antar kedua belah negara bisa diwujudkan secepatnya.
Menparekraf menargetkan, dalam beberapa minggu ke depan masalah visa, asuransi pihaknya telah minta KBRI yang akan memulai menginisiasi prosesnya dan akan difasilitasi lintas Kementerian/Lembaga.
Pada 2019 sebelum pandemi Sandiaga Uno mengungkapkan Singapura merupakan negara penyumbang kedatangan wisatawan mancanegara terbesar ketiga yang masuk ke Indonesia.
"Batam dan Bintan adalah gerbang kedua para wisatawan asal Singapura masuk setelah Bali. Jadi targetnya dalam 6-12 bulan ke depan kita akan kembalikan dengan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ucap Sandiaga Uno.
Pihaknya juga melakukan proses relaunching atau peluncuran kembali pariwisata Indonesia bagi masyarakat dan pelaku usaha sektor pariwisata di Singapura.
"Kebetulan pengalaman saya di marketing jadi saya melihat tadi dalam situasi seperti ini kita bisa menyiapkan program-program besar untuk menangkap minat tinggi pariwisata yang ada di Singapura," kata dia.
"Target tahun ini wisawatan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 1,8-3,6 juta orang. Tentunya secara bertahap ditingkatkan dengan berkelanjutan, mengutamakan pariwisata yang berkualitas," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno juga mengaku sudah menugaskan Direktorat Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI untuk memfasilitasi penyelesaian isu dan kendala dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan dari Singapura, sehingga isu-isu seperti kelembagaan, kebutuhan asuransi yang dirasa memberatkan, visa, jumlah layanan kapal feri yang harus ditingkatkan antar kedua belah negara bisa diwujudkan secepatnya.
Menparekraf menargetkan, dalam beberapa minggu ke depan masalah visa, asuransi pihaknya telah minta KBRI yang akan memulai menginisiasi prosesnya dan akan difasilitasi lintas Kementerian/Lembaga.
Pada 2019 sebelum pandemi Sandiaga Uno mengungkapkan Singapura merupakan negara penyumbang kedatangan wisatawan mancanegara terbesar ketiga yang masuk ke Indonesia.
"Batam dan Bintan adalah gerbang kedua para wisatawan asal Singapura masuk setelah Bali. Jadi targetnya dalam 6-12 bulan ke depan kita akan kembalikan dengan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ucap Sandiaga Uno.
Pihaknya juga melakukan proses relaunching atau peluncuran kembali pariwisata Indonesia bagi masyarakat dan pelaku usaha sektor pariwisata di Singapura.
"Kebetulan pengalaman saya di marketing jadi saya melihat tadi dalam situasi seperti ini kita bisa menyiapkan program-program besar untuk menangkap minat tinggi pariwisata yang ada di Singapura," kata dia.
"Target tahun ini wisawatan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 1,8-3,6 juta orang. Tentunya secara bertahap ditingkatkan dengan berkelanjutan, mengutamakan pariwisata yang berkualitas," kata Sandiaga Uno.
Lihat Juga :