Harga Minyak Jatuh Usai OPEC Berencana Tingkatkan Produksi 648.000 Bph
Jum'at, 03 Juni 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Peningkatan produksi dibagi secara proporsional di seluruh negara anggota. Analis mengatakan peningkatan pasokan kemungkinan bakal meleset dari target volume yang diumumkan, mengingat Rusia, Angola dan Nigeria sebelumnya telah gagal memenuhi kesepakatan produksi.
"Fakta bahwa Rusia tetap berada dalam kelompok OPEC menunjukkan bahwa ada kesulitan penambahan produksi," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan, dikutip Reuters, Jumat (3/6/2022).
Diketahui, produksi minyak dari Rusia telah turun 1 juta barel per hari sejak melaksanakan agresi militer di Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi khusus". ANZ mencatat produksi kemungkinan akan turun lebih jauh lagi ketika larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dimulai.
"Dengan kata lain, para pedagang berpikir bahwa peningkatan produksi masih terlalu kecil dibandingkan dengan meningkatnya risiko pasokan yang turun atas embargo Uni Eropa, ditambah ekspektasi peningkatan permintaan dari China," kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes.
"Fakta bahwa Rusia tetap berada dalam kelompok OPEC menunjukkan bahwa ada kesulitan penambahan produksi," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan, dikutip Reuters, Jumat (3/6/2022).
Diketahui, produksi minyak dari Rusia telah turun 1 juta barel per hari sejak melaksanakan agresi militer di Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi khusus". ANZ mencatat produksi kemungkinan akan turun lebih jauh lagi ketika larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dimulai.
"Dengan kata lain, para pedagang berpikir bahwa peningkatan produksi masih terlalu kecil dibandingkan dengan meningkatnya risiko pasokan yang turun atas embargo Uni Eropa, ditambah ekspektasi peningkatan permintaan dari China," kata Managing Partner SPI Asset Management Stephen Innes.
Lihat Juga :