Raih Rp2.605 Miliar, Pendapatan MNCN Tumbuh 22 Persen
Jum'at, 03 Juni 2022 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Vision+, platform superapp SVOD yang berada di bawah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak perusahaan Perseroan, memberikan pendapatan tambahan bagi sebesar Rp123,9 miliar pada Q1-2022. Beban langsung mengalami kenaikan sebesar 32% YoY menjadi Rp975,4 miliar.
Peningkatan substansial dalam beban langsung adalah sebagai hasil dari berbagai produksi orisinil yang dibuat untuk meningkatkan traffic Vision+ dan basis pelanggannya. Namun, beragam konten original ini akan menghasilkan pendapatan tambahan di masa mendatang untuk MNCN, karena juga akan disiarkan (±6 bulan setelah tayang pertama Vision+) di saluran TV FTA untuk mendapatkan pendapatan iklan. Selain itu, pada Q1- 2022, volume produksi in-house juga meningkat dibandingkan tahun lalu.
Laba kotor meningkat sebesar 16% YoY dari Rp1.325 miliar di Q1-2021 menjadi Rp1.538 miliar, yang mewakili tingkat margin laba kotor sebesar 59% di Q1-2022.
Beban G&A MNCN untuk Q1-2022 meningkat sebesar 11% YoY menjadi Rp494,9 miliar. Peningkatan beban G&A terutama disebabkan oleh inisiatif digital baru dari superapp milik Perseroan, melalui penambahan konten musik (TREBEL Music) dan fitur UGC (Klaklik) di RCTI+ dan Vision+.
EBITDA bertumbuh sebesar 19% YoY menjadi Rp1.134 miliar pada Q1-2022 dibandingkan dengan Rp953,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mewakili margin EBITDA sebesar 44%.
Peningkatan substansial dalam beban langsung adalah sebagai hasil dari berbagai produksi orisinil yang dibuat untuk meningkatkan traffic Vision+ dan basis pelanggannya. Namun, beragam konten original ini akan menghasilkan pendapatan tambahan di masa mendatang untuk MNCN, karena juga akan disiarkan (±6 bulan setelah tayang pertama Vision+) di saluran TV FTA untuk mendapatkan pendapatan iklan. Selain itu, pada Q1- 2022, volume produksi in-house juga meningkat dibandingkan tahun lalu.
Laba kotor meningkat sebesar 16% YoY dari Rp1.325 miliar di Q1-2021 menjadi Rp1.538 miliar, yang mewakili tingkat margin laba kotor sebesar 59% di Q1-2022.
Beban G&A MNCN untuk Q1-2022 meningkat sebesar 11% YoY menjadi Rp494,9 miliar. Peningkatan beban G&A terutama disebabkan oleh inisiatif digital baru dari superapp milik Perseroan, melalui penambahan konten musik (TREBEL Music) dan fitur UGC (Klaklik) di RCTI+ dan Vision+.
EBITDA bertumbuh sebesar 19% YoY menjadi Rp1.134 miliar pada Q1-2022 dibandingkan dengan Rp953,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mewakili margin EBITDA sebesar 44%.
Lihat Juga :