Permintaan Bayi Tabung Tinggi, Morula IVF Perluas Pasar dan Bisnis Baru

Sabtu, 04 Juni 2022 - 07:16 WIB
loading...
Permintaan Bayi Tabung...
Ilustrasi foto/pexels/rene asmussen
A A A
JAKARTA - Antusiasme dan permintaan masyarakat terhadap program bayi tabung (IVF) semakin meningkat. Hal ini diperkuat dengan perkembangan program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) yang cukup besar di Indonesia.

Berdasarkan data dari Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (Perfitri), total siklus program IVF di Indonesia pada 2021 diperkirakan mencapai 10.000 lebih cycle (program) IVF dan Morula menguasai hampir 60% pangsa pasar industri IVF. Bisnis Morula IVF sendiri tumbuh 46% dibandingkan tahun 2020.

Managing Director Morula IVF Indonesia Ade Gustian Yuwono mengatakan, angka tersebut terbilang cukup besar jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura ataupun Thailand.

Untuk diketahui, pasien bayi tabung di negara-negera tersebut bergantung pada medical tourism dan sebagian besar merupakan pasien asal Indonesia maupun dari China.

"Ke depan Morula IVF akan menambah beberapa cabang baru di beberapa kota seperti di Surabaya, Bali, Palembang dan termasuk di Jakarta juga,” terang Ade, dikutip Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Amerika Serikat Krisis Susu Formula Bayi, Belarusia Tawarkan Bantuan

Selain itu, lanjut dia, akan ada perkembangan area Morula IVF Menteng Jakarta untuk menunjang fasilitas dan kenyamanan pasien.

“Seperti ruang OK dan lab yang semakin besar didukung dengan teknologi futuristik yang sangat canggih dan mampu melayani pasien dengan lebih cepat dan lebih baik clinical outcomes-nya," imbuhnya.

Tak hanya itu, Morula juga akan mengembangkan proyek mercusuar di Nusa Dua, Bali, bertepatan dengan acara puncak G20 nanti, dengan konsep baru yakni Fertility Resort Hospital.

Morula pun juga mempunyai rencana bisnis jangka panjang untuk memperluas jaringan hingga ke mancanegara dengan melakukan proses akuisisi maupun patungan dengan klinik IVF terkemuka di Asia Tenggara.

“Sebagai salah satu pelopor dalam program bayi tabung (IVF) di Indonesia, Morula memiliki tanggung jawab yang besar untuk membantu pasangan mendapatkan buah hati serta mewujudkan tujuan dari service excellence kami yaitu satisfied patients along the clinical journey," tuturnya.

Baca juga: Program Bayi Tabung Keberhasilannya 30 Persen, Dokter: Perlu Siapkan Mental

Dengan mengedepankan semangat service excellent dan cutting edge technologies, kata Ade, saat ini Morula IVF Indonesia telah bertransformasi menjadi penyedia layanan fertilitas terpadu lebih dari sekedar layanan bayi tabung (IVF).

Layanan terbaru yang meliputi Morula Food & Wellness yang sebelumnya hanya bisa dipesan melalui online kini juga hadir dan dapat dinikmati secara dine in di restoran Cikang, Menteng serta Morula Wellness yang bekerja sama dengan resor-resor terkemuka di beberapa destinasi wisata seperti di Bali, Yogyakarta dan Jakarta.

Selain itu juga ada Klinik Fertilitas Indonesia (KFI) sebagai unit pendukung Morula yang menjangkau pasien di daerah-daerah.

“Saat ini tersedia 140 klinik dan akan berkembang hingga 200 klinik di Indonesia sebagai mitra Morula hingga akhir 2022,” ucapnya.



Ade menambahkan, saat ini layanan Morula Infertility Assistant (MIA) semakin mudah digunakan dan aka nada pengembangan Apps khusus untuk pasien Morula IVF yang terhubung dengan keseluruhan ekosistem layanan di dalam wadah BMHS.

“Di antaranya Rumah Sakit Bunda, Laboratorium Klinis Diagnosis, layanan ambulance exclusive ER dan lain sebagainya, sehingga kenyamanan pasien Morula semakin meningkat,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Luna Maya Ingin Hiatus...
Luna Maya Ingin Hiatus Demi Fokus Program Hamil, Target Punya Anak Kembar
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved