Kementan Dukung Pengembangan Petani Milenial Kalimantan Selatan
Sabtu, 04 Juni 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Dari dana HK, Hairul menambah luas lahan dari seperempat hektar, populasi 2.000 tanaman melon dengan tonase sekitar enam ton. Kini, dapat menanam 5.000 tanaman melon di luasan 1 ha, tonase mencapai 15 ton. Dia berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas melonnya.
Kesuksesan regenerasi petani Tanah Laut didukung penuh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Faried Widyatmoko. “Kami telah mengajak para pemuda di seluruh Tanah Laut, untuk ikut Program Yess, yang selanjutnya dibina menjadi pengusaha agribisnis, dari hulu hingga hilir,” katanya.
Tercatat jumlah calon penerima manfaat yang telah terdaftar pada Management Information System (MIS) mencapai 2.580 orang. Pada 2021, peserta YESS yang sudah kut pelatihan sebanyak 620 orang.
Dia menambahkan, 23 penerima manfaat yang telah memiliki usaha mendapatkan bantuan hibah dengan nilai total sebanyak Rp1,79 miliar untuk meningkatkan skala usahanya. “Bantuan tersebut digunakan untuk usaha budidaya jagung, sapi potong, jangkrik, kambing, pengolahan hasil telor itik, melon, semangka, cabai dan serta sayuran dengan sistem hidroponik,” kata Faried Widyatmoko.
Penanggung Jawab Program YESS Kalsel, Budi Santoso mengatakan pembentukan ekosistem usaha di Tanah Laut tergolong uar biasa. Para penerima HK, membuat Forum Komunikasi Petani Millenial bahkan akan mendirikan koperasi.
“Tentunya ini hal yang baik yang memang perlu kita support terus untuk kemajuan para penerima hibah kompetitif di Kalsel,” kata Budi Santoso, yang juga menjabat Kepala Sekolah SMKPPN Banjarbaru yang mendampingi kunjungan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi di Kalsel.
Kesuksesan regenerasi petani Tanah Laut didukung penuh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Faried Widyatmoko. “Kami telah mengajak para pemuda di seluruh Tanah Laut, untuk ikut Program Yess, yang selanjutnya dibina menjadi pengusaha agribisnis, dari hulu hingga hilir,” katanya.
Tercatat jumlah calon penerima manfaat yang telah terdaftar pada Management Information System (MIS) mencapai 2.580 orang. Pada 2021, peserta YESS yang sudah kut pelatihan sebanyak 620 orang.
Dia menambahkan, 23 penerima manfaat yang telah memiliki usaha mendapatkan bantuan hibah dengan nilai total sebanyak Rp1,79 miliar untuk meningkatkan skala usahanya. “Bantuan tersebut digunakan untuk usaha budidaya jagung, sapi potong, jangkrik, kambing, pengolahan hasil telor itik, melon, semangka, cabai dan serta sayuran dengan sistem hidroponik,” kata Faried Widyatmoko.
Penanggung Jawab Program YESS Kalsel, Budi Santoso mengatakan pembentukan ekosistem usaha di Tanah Laut tergolong uar biasa. Para penerima HK, membuat Forum Komunikasi Petani Millenial bahkan akan mendirikan koperasi.
“Tentunya ini hal yang baik yang memang perlu kita support terus untuk kemajuan para penerima hibah kompetitif di Kalsel,” kata Budi Santoso, yang juga menjabat Kepala Sekolah SMKPPN Banjarbaru yang mendampingi kunjungan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi di Kalsel.
(dar)
Lihat Juga :