Tinggalkan Gaya Lama, Begini Konsep Pembangunan IKN Nusantara
Senin, 06 Juni 2022 - 19:38 WIB
loading...
Sesuai perencanaan IKN dibangun dengan konsep green energy, FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono menjelaskan konsep pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sesuai perencanaan IKN dibangun dengan konsep green energy. Sistem tenaga listrik yang dirancang dengan sumber energi hijau dikembangkan dalam tiga tahap.
Jangka pendek (2022-2023) PV Rooftop, EV Support di tempat umum dan komersial, perumahan, industri, dan stasiun pengisian daya. Pada jangka menengah (2024-2025) Wind Farm kapasitas 70 MW pada 2024 dan Solar Farm kapasitas 50 MW pada 2025.
Dalam jangka panjang (2026-2045) akan dibangun pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 910 MW pada 2028. Hal tersebut disampaikan Kepala OIKN Bambang Susantono saat menghadiri Clean EDGE Trade Mission Agenda yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Pembangunan IKN Nusantara Dimulai 2023, Butuh 200 Ribu Lebih Pekerja
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang energi, terutama untuk menjelaskan proses perencanaan dan kebutuhan energi terbarukan untuk Ibu Kota Baru. "IKN di desain menjadi kota yang hijau, inklusif, cerdas, tangguh, dan kota hutan yang berkelanjutan," ujar Bambang dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).
Jangka pendek (2022-2023) PV Rooftop, EV Support di tempat umum dan komersial, perumahan, industri, dan stasiun pengisian daya. Pada jangka menengah (2024-2025) Wind Farm kapasitas 70 MW pada 2024 dan Solar Farm kapasitas 50 MW pada 2025.
Dalam jangka panjang (2026-2045) akan dibangun pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 910 MW pada 2028. Hal tersebut disampaikan Kepala OIKN Bambang Susantono saat menghadiri Clean EDGE Trade Mission Agenda yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Pembangunan IKN Nusantara Dimulai 2023, Butuh 200 Ribu Lebih Pekerja
Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang energi, terutama untuk menjelaskan proses perencanaan dan kebutuhan energi terbarukan untuk Ibu Kota Baru. "IKN di desain menjadi kota yang hijau, inklusif, cerdas, tangguh, dan kota hutan yang berkelanjutan," ujar Bambang dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).
Lihat Juga :