Pacu Optimalisasi Digital dalam Pengembangan Pasar Produk Halal UMKM
Senin, 06 Juni 2022 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
“Digital marketing itu penting sekali. Berdasarkan data yang kami dapat, orang Indonesia itu konsumsi YouTube paling tidak 25 jam per bulan. Ini artinya, banyak dari mereka yang lari ke platform berbentuk video. Maka dari itu, salah satu service yang kami tawarkan adalah social media maintenance (Instagram, Facebook) dan itu termasuk dengan membangun channel YouTube-nya,” ujarnya.
Baca juga: Kehadiran YouTube Frequency Bikin Nyaman Penonton dan Pemasang Iklan
Meski demikian, dalam membuat konten video itu tidak bisa asal-asalan. Butuh satu konsep yang matang, ada tujuan dan pesan yang mau disampaikan, brand positioningnya seperti apa, hingga mau main di pasar yang mana. Itulah kenapa strategi branding menjadi penting.
Menurut Reza, Hibbu sendiri lahir salah satunya karena punya semangat untuk membantu UMKM untuk scale up bisnisnya melalui digital marketing atau membuat aset-aset digital marketing.
Mulai dari video, membangun akun Instagram (social media maintenance), foto produk, hingga membangun akun YouTube.
Dia berharap pameran Muslim Life Fair Yogya memberikan benefit lebih untuk setiap exhibitor yang menjadi peserta.
“Jadi harapannya adalah ini bisa menjadi wadah untuk pengusaha muslim untuk scale up bisnisnya, baik secara kuantitas penjualan, maupun secara kualitas penjualannya,” ujarnya.
Sementara itu, Gagan (26) dari Indoland Metaverse mengatakan pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan pasar produk UMKM adalah sebuah keharusan, terutama bagi yang ingin meningkatkan brand awareness.
Banyak platform yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk pemasaran digital, mulai dari social media, aplikasi, website, hingga teknologi terbaru seperti metaverse.
Metaverse adalah sebuah seperangkat ruang virtual, tempat seseorang dapat membuat dan menjelajah dengan pengguna internet lainnya yang tidak berada pada ruang fisik yang sama dengan orang tersebut.
Melalui teknologi metaverse, orang-orang dapat bekerja, bertemu, dan bermain dengan dunia virtual reality (VR) yang aplikatif dalam menunjang aktivitas dunia nyata, baik tools public service, perluasan pasar serta digitalisasi UMKM, serta membantu media pembelajaran di sekolah-sekolah.
Di ajang pameran Muslim Life Fair Yogya, Indoland Metaverse memberikan edukasi tentang dunia virtual reality (VR) kepada masyarakat luas, termasuk anak-anak. Salah satu produk yang disiapkan Indoland di antaranya VR Muslim Flash.
Gagan menjelaskan, VR Muslim Class memiliki 4 aplikasi. Pertama, kajian VR, di mana anak-anak bisa melihat dan mendengar kajian seperti layaknya menonton bioskop, tapi kontennya kajian.
Baca juga: Kehadiran YouTube Frequency Bikin Nyaman Penonton dan Pemasang Iklan
Meski demikian, dalam membuat konten video itu tidak bisa asal-asalan. Butuh satu konsep yang matang, ada tujuan dan pesan yang mau disampaikan, brand positioningnya seperti apa, hingga mau main di pasar yang mana. Itulah kenapa strategi branding menjadi penting.
Menurut Reza, Hibbu sendiri lahir salah satunya karena punya semangat untuk membantu UMKM untuk scale up bisnisnya melalui digital marketing atau membuat aset-aset digital marketing.
Mulai dari video, membangun akun Instagram (social media maintenance), foto produk, hingga membangun akun YouTube.
Dia berharap pameran Muslim Life Fair Yogya memberikan benefit lebih untuk setiap exhibitor yang menjadi peserta.
“Jadi harapannya adalah ini bisa menjadi wadah untuk pengusaha muslim untuk scale up bisnisnya, baik secara kuantitas penjualan, maupun secara kualitas penjualannya,” ujarnya.
Sementara itu, Gagan (26) dari Indoland Metaverse mengatakan pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan pasar produk UMKM adalah sebuah keharusan, terutama bagi yang ingin meningkatkan brand awareness.
Banyak platform yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk pemasaran digital, mulai dari social media, aplikasi, website, hingga teknologi terbaru seperti metaverse.
Metaverse adalah sebuah seperangkat ruang virtual, tempat seseorang dapat membuat dan menjelajah dengan pengguna internet lainnya yang tidak berada pada ruang fisik yang sama dengan orang tersebut.
Melalui teknologi metaverse, orang-orang dapat bekerja, bertemu, dan bermain dengan dunia virtual reality (VR) yang aplikatif dalam menunjang aktivitas dunia nyata, baik tools public service, perluasan pasar serta digitalisasi UMKM, serta membantu media pembelajaran di sekolah-sekolah.
Di ajang pameran Muslim Life Fair Yogya, Indoland Metaverse memberikan edukasi tentang dunia virtual reality (VR) kepada masyarakat luas, termasuk anak-anak. Salah satu produk yang disiapkan Indoland di antaranya VR Muslim Flash.
Gagan menjelaskan, VR Muslim Class memiliki 4 aplikasi. Pertama, kajian VR, di mana anak-anak bisa melihat dan mendengar kajian seperti layaknya menonton bioskop, tapi kontennya kajian.
Lihat Juga :