Bank Sulselbar Kantongi Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Selasa, 07 Juni 2022 - 08:42 WIB
loading...
Bank Sulselbar Kantongi...
Bank Sulselbar meraih sertifikat Anti Bribery Management System - SNI ISO 37001:2016 tentang pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Foto/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ( Bank Sulselbar ) meraih sertifikat 'Anti Bribery Management System - SNI ISO 37001:2016' tentang pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

Sertifikat diterbitkan oleh Badan Sertifikasi British Standards Institution (BSI) dan telah diserahkan kepada Plt Direktur Utama PT Bank Sulselbar Yulis Suandi, di Jakarta, Senin (6/6/2022).

Baca Juga: Kinerja Bank Sulselbar Tahun 2021 Moncer, Cetak Laba Senilai Rp854 Miliar

Acara penyerahan sertifikat dihadiri juga oleh Direktur Operasional & TI Bank Sulselbar Irmayanti Sulthan dan Direktur Kepatuhan Bank Sulselbar, Dian Anggriani Utina.

Dian Anggraini Utina mengatakan, penerapan SNI ISO 37001:2016 SMAP ini menjadi panduan bagi Bank Sulselbar dalam mengimplementasikan, mengevaluasi dan melakukan peningkatan pengendalian internal yang konsisten dan berkelanjutan untuk pencegahan dan pendeteksian penyuapan.

Hal tersebut juga mendukung proses bisnis yang semakin efisien, transparan, akuntabel yang berimbas pada kepercayaan stakeholder pada perusahaan.

"Bank Sulselbar akan terus berkomitmen dalam menyikapi risiko fraud antara lain seperti penyeleksian sejak awal rekrutmen pegawai, peningkatan capacity building, pernyataan implementasi whistleblowing system, penerapan know your employee, mutasi dan rotasi secara reguler, dan tentunya sosialisasi terus menerus, dsb," ujar Dian.

Baca Juga: Bank Sulselbar Kucurkan Kredit Sindikasi untuk Proyek Strategis Nasional

Pada tanggal 23-24 Maret 2022 lalu, Bank Sulselbar telah melalui tahapan audit Due Diligence khususnya dari dua aktivitas, yaitu perkreditan dan general affairs dari Badan Sertifikasi-British Standards Institution dan dinyatakan berhasil mendapatkan rekomendasi sertifikasi tersebut.

"Meraih sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan adalah sebuah pengakuan yang patut dibanggakan. Namun yang terpenting adalah internalisasi GCG Bank Sulselbar yang terlaksana secara konsisten sehingga dapat berdampak pada peningkatan value brand Bank Sulselbar dan pada akhirnya akan berdampak pada perkembangan bisnis bank," tambah Dian.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang di Rekening Hilang...
Uang di Rekening Hilang Nasabah Datangi Kantor Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Luncurkan...
Bank Sulselbar Luncurkan Layanan Saoraja Priority dan DPLK Malebbi
OJK Gandeng Bank Sulselbar...
OJK Gandeng Bank Sulselbar Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan pada Pelajar
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Sujud dalam Ayat-ayat...
Sujud dalam Ayat-ayat Al-Qur'an, Mengandung Banyak Makna!
Berita Terkini
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Infografis
Anggoro Eko Cahyo, Dirut...
Anggoro Eko Cahyo, Dirut Baru Bank Syariah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved