IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Saham BBNI hingga ASII Diborong Asing
Selasa, 07 Juni 2022 - 09:35 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka di zona hijau di 7.101 pada perdagangan hari ini Selasa (7/6/2022). FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka di zona hijau di 7.101 pada perdagangan hari ini Selasa (7/6/2022). Indeks acuan langsung turun 2,91 poin atau 0,04% di 7.093,67.
Terdapat 181 saham menguat, 93 saham melemah, dan 236 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp497,29 miliar dari 546,56 juta saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 0,02% ke 1.036,16, indeks JII merosot 0,17% ke 612,87, indeks IDX30 naik 0,03% ke 553,55, dan indeks MNC36 menguat 0,08% ke 346,47.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Tertekan, Simak Menu Saham Hari Ini
Indeks sektoral yang menguat antara lain transportasi 0,11%, teknologi 0,18%, non-siklikal 0,02%, industri 0,50%, energi 0,04%, dan siklikal 0,29%. Sedangkan yang melemah adalah baha baku 0,38%, keuangan 0,12%, kesehatan 0,11%, infrastruktur 0,07%, dan properti 0,27%. Investor asing mengeksekusi profit sebanyak Rp105,84 miliar di awal pembukaan.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp4,5 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp1,4 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp814,1 juta. Adapun penjualan asing di pasar reguler yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp111,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp9,5 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp8,9 miliar.
Terdapat 181 saham menguat, 93 saham melemah, dan 236 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp497,29 miliar dari 546,56 juta saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 0,02% ke 1.036,16, indeks JII merosot 0,17% ke 612,87, indeks IDX30 naik 0,03% ke 553,55, dan indeks MNC36 menguat 0,08% ke 346,47.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Tertekan, Simak Menu Saham Hari Ini
Indeks sektoral yang menguat antara lain transportasi 0,11%, teknologi 0,18%, non-siklikal 0,02%, industri 0,50%, energi 0,04%, dan siklikal 0,29%. Sedangkan yang melemah adalah baha baku 0,38%, keuangan 0,12%, kesehatan 0,11%, infrastruktur 0,07%, dan properti 0,27%. Investor asing mengeksekusi profit sebanyak Rp105,84 miliar di awal pembukaan.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp4,5 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp1,4 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp814,1 juta. Adapun penjualan asing di pasar reguler yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp111,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp9,5 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp8,9 miliar.
Lihat Juga :