Ini 3 Perusahaan Minyak Asing yang Membuka SPBU di Indonesia

Selasa, 07 Juni 2022 - 21:20 WIB
loading...
A A A
Shell merupakan sebuah perusahaan minyak dan gas multinasional yang berkantor pusat di Belanda. Dikutip dari situs resminya, Shell di Indonesia menjalankan bisnisnya di berbagai sektor. Di sektor hilir, terdapat bisnis BBM, pelumas untuk industri, bahan bakar untuk industri kelautan, dan lainnya. Sedangkan pada sektor hulu, Shell menjadi mitra Inpex, operator Masela PSC.

Dalam hal ini, Shell menjadi perusahaan asing pertama yang membuka SPBU-nya di Indonesia. Tepatnya pada 1 November 2005. SPBU Shell yang pertama berada di Karawaci, Tangerang. Tercatat, Shell Indonesia memiliki sekitar 170 SPBU yang tersebar di Jabodetabek, Jatim, Sumatera Utara, dan Bandung.
Baca juga : Digitalisasi SPBU, Pengisian BBM Lebih Akurat

2. British Proteleum

British Proteleum atau biasa dikenal BP plc merupakan perusahaan minyak bumi yang berasal dari London. Dikutip dari situs resminya, bp menyediakan bahan bakar untuk kendaraan, pelumas mesin, energi untuk panas dan penerangan, dan lainnya.

Dalam perkembangannya, bp bekerja sama dengan APR pada usaha patungan untuk mengembangkan bisnis ritel bahan bakar di Indonesia. Kerja sama ini memunculkan PT Aneka Petroindo Raya yang beroperasi dengan nama BP AKR Fuels Retail.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Risiko Operasional,...
Mitigasi Risiko Operasional, Pertamina Retail Gelar Simulasi PKD di SPBU Malang
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
Daftar Negara yang Keluar...
Daftar Negara yang Keluar dari OPEC dalam Tujuh Tahun Terakhir
Keluar dari OPEC, Pasokan...
Keluar dari OPEC, Pasokan Minyak UEA Diramal Melonjak Lebih Cepat
Pertamina Patra Niaga-Pemerintah...
Pertamina Patra Niaga-Pemerintah Kolaborasi Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan
Dua Tanker Raksasa Iran...
Dua Tanker Raksasa Iran Berhasil Tembus Blokade AS, Boyong 4 Juta Barel Minyak
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Rekomendasi
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved