IHSG Pagi Ini Dibuka Merosot ke 7.133, Transaksi Capai Rp499,67 Miliar
Rabu, 08 Juni 2022 - 09:37 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah di level 7.133,49 pada perdagangan Rabu (8/6/2022). Dimana terdapat 196 saham menguat, 127 saham melemah, dan 210 lainnya stagnan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini dibuka melemah di level 7.133,49 pada perdagangan Rabu (8/6/2022). Tepat pukul 09:02 WIB, indeks acuan bergerak merosot sebesar 24,31 poin atau 0,34% di 7.116,72.
Terdapat 196 saham menguat, 127 saham melemah, dan 210 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp499,67 miliar dari 729,29 juta saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terbatas, Deretan Saham Ini Bisa Jadi Pilihan
Indeks LQ45 turun 0,15% ke 1.029,33, indeks JII merosot 0,21% ke 608,95, indeks IDX30 melemah 0,19% ke 549,00, dan indeks MNC36 koreksi 0,32% ke 344,07.
Indeks sektoral yang menguat antara lain bahan baku 0,08%, siklikal 0,35%, kesehatan 0,31%, industir 0,79%, infrastruktur 0,01%, non-siklikal 0,04%, dan teknologi 0,29%,
Sedangkan yang melemah adalah energi 0,61%, keuangan 0,27%, properti 0,08%, dan transportasi 0,84%. Investor asing mengeksekusi profit sebanyak Rp39,78 miliar di awal pembukaan.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp32,3 miliar, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) Rp722,7 juta, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) Rp436,8 juta.
Terdapat 196 saham menguat, 127 saham melemah, dan 210 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp499,67 miliar dari 729,29 juta saham yang diperdagangkan.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Terbatas, Deretan Saham Ini Bisa Jadi Pilihan
Indeks LQ45 turun 0,15% ke 1.029,33, indeks JII merosot 0,21% ke 608,95, indeks IDX30 melemah 0,19% ke 549,00, dan indeks MNC36 koreksi 0,32% ke 344,07.
Indeks sektoral yang menguat antara lain bahan baku 0,08%, siklikal 0,35%, kesehatan 0,31%, industir 0,79%, infrastruktur 0,01%, non-siklikal 0,04%, dan teknologi 0,29%,
Sedangkan yang melemah adalah energi 0,61%, keuangan 0,27%, properti 0,08%, dan transportasi 0,84%. Investor asing mengeksekusi profit sebanyak Rp39,78 miliar di awal pembukaan.
Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp32,3 miliar, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) Rp722,7 juta, dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) Rp436,8 juta.
Lihat Juga :