Diterjang Gelombang PHK, Simak Sejarah Munculnya Startup di Dunia dan Indonesia
Rabu, 08 Juni 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Startup lain juga dimulai oleh Belanda. Sejarah panjang penjajahan Belanda di Indonesia menorehkan catatan keberadaan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) atau kongsi dagang milik Belanda. Berdiri pada tahun 1602, startup ini kemudian menjadikan Ratu Belanda sebagai investor utama.
VOC terus melakukan penjelajahan dan perdagangan di wilayah Nusantara. Di balik pendiriannya, VOC terinspirasi oleh berhasilnya Colombus dalam mendirikan startup di Amerika. VOC bahkan terbilang sebagai startup yang cukup berhasil. Sebab, VOC menjadi perusahaan transnasional pertama di dunia yang mampu bertahan sangat lama. Kehancuran VOC terjadi pada 1799, disebabkan tindak korupsi yang dilakukan anggotanya.
Berlanjut ke masa kemajuan teknologi yang berlangsung di pertengahan abad ke-20, dua orang lulusan elektronika, yaitu David Packard dan Bill Hewlett, mendirikan sebuah perusahaan startup teknologi bernama Hewlett Packard (HP) di tahun 1939. Startup tersebut menjadi yang pertama di California dan mendapat suntikan dana dari para profesor elektronika. HP menjadi sangat sukses dan memantik pengusaha lain untuk mendirikan startup berbasis teknologi. Selanjutnya, muncul IBM dan Intel, yang merupakan perusahaan chip.
Perkembangan teknologi kian melambung dan memasuki era dot com, sejak 1970-an hingga saat ini. Dalam tulisannya itu, Christoffel membagi startup menjadi 2 jenis, yakni digital dan internet. Startup digital yang sangat terkenal dan sukses, misalnya Apple dan Microsoft.
Sedangkan di sisi lain, startup di bidang internet ada Google, Amazon, dan Facebook. Kini, perusahaan-perusahaan startup itu telah menjelma menjadi perusahaan sukses kelas dunia yang mendominasi. Per 2020, ada lebih dari 1 juta startup di dunia. Sebagian besarnya berada di Amerika Serikat dengan 71 ribu startup.
Melirik kondisi di Indonesia, gelombang ‘dot com’ juga merajalela. Hal ini menyebabkan turut menjamurnya startup. Sebenarnya, istilah startup sudah ramai diperbincangkan sejak 2000. Namun, perusahaan startup baru bermunculan di Indonesia sekitar 2010. Menurut angka yang dibeberkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, jumlah startup di Indonesia per 2019 adalah 2.193 unit. Jumlah ini menjadikan Indonesia negara dengan startup tebanyak di dunia setelah Amerika Serikat, India, Inggris, dan Kanada.
Baca pembahasan mengenai Ada Apa Dengan Startup selengkapnya di IDXChannel.com melalui link berikut https://www.idxchannel.com/tag/startup
VOC terus melakukan penjelajahan dan perdagangan di wilayah Nusantara. Di balik pendiriannya, VOC terinspirasi oleh berhasilnya Colombus dalam mendirikan startup di Amerika. VOC bahkan terbilang sebagai startup yang cukup berhasil. Sebab, VOC menjadi perusahaan transnasional pertama di dunia yang mampu bertahan sangat lama. Kehancuran VOC terjadi pada 1799, disebabkan tindak korupsi yang dilakukan anggotanya.
Berlanjut ke masa kemajuan teknologi yang berlangsung di pertengahan abad ke-20, dua orang lulusan elektronika, yaitu David Packard dan Bill Hewlett, mendirikan sebuah perusahaan startup teknologi bernama Hewlett Packard (HP) di tahun 1939. Startup tersebut menjadi yang pertama di California dan mendapat suntikan dana dari para profesor elektronika. HP menjadi sangat sukses dan memantik pengusaha lain untuk mendirikan startup berbasis teknologi. Selanjutnya, muncul IBM dan Intel, yang merupakan perusahaan chip.
Perkembangan teknologi kian melambung dan memasuki era dot com, sejak 1970-an hingga saat ini. Dalam tulisannya itu, Christoffel membagi startup menjadi 2 jenis, yakni digital dan internet. Startup digital yang sangat terkenal dan sukses, misalnya Apple dan Microsoft.
Sedangkan di sisi lain, startup di bidang internet ada Google, Amazon, dan Facebook. Kini, perusahaan-perusahaan startup itu telah menjelma menjadi perusahaan sukses kelas dunia yang mendominasi. Per 2020, ada lebih dari 1 juta startup di dunia. Sebagian besarnya berada di Amerika Serikat dengan 71 ribu startup.
Melirik kondisi di Indonesia, gelombang ‘dot com’ juga merajalela. Hal ini menyebabkan turut menjamurnya startup. Sebenarnya, istilah startup sudah ramai diperbincangkan sejak 2000. Namun, perusahaan startup baru bermunculan di Indonesia sekitar 2010. Menurut angka yang dibeberkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, jumlah startup di Indonesia per 2019 adalah 2.193 unit. Jumlah ini menjadikan Indonesia negara dengan startup tebanyak di dunia setelah Amerika Serikat, India, Inggris, dan Kanada.
Baca pembahasan mengenai Ada Apa Dengan Startup selengkapnya di IDXChannel.com melalui link berikut https://www.idxchannel.com/tag/startup
Lihat Juga :