Tahun Depan Kementerian PUPR Bakal Dikasih Rp98 Triliun, buat IKN Berapa?
Kamis, 09 Juni 2022 - 20:15 WIB
loading...
Tahun ini dana untuk pembangunan IKN Nusantara dianggarkan Rp5 triliun. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) memiliki pagu indikatif untuk rencana kerja tahun 2023 senilai Rp98 Triliun. Dana tersebut rencananya bakal digunakan untuk beberapa pembanguan dan pemeliharaan infrastruktur .
Baca juga: Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
"Berdasarkan Surat Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tanggal 18 April 2022 ditetapkan pagu indikatif Kementerian PUPR tahun 2023 sebesar Rp98,21 triliun," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja bersama DPR RI, Kamis (9/6/2022).
Menteri Basuki memaparkan anggaran tersebut bakal digunakan untuk beberapa pembangunan dan kegiatan di empat direktorat jendral di bawahnya. Pertama untuk Ditjen Bina Marga akan dialokasikan sebesar Rp40,25 triliun.
Dana tersebut bakal digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan senilai Rp22,4 triliun, infrastruktur jembatan Rp4,7 triliun, peningkatan aksesibilitas flyover/underpass sepanjang 1,1 km sebesar Rp460 miliar.
Selain juga akan dilakukan presevasi rutin jalan dan jembatan nasional, revitalisasi jembatan gantung dan drainase sebesar Rp7,7 triliun. Pagu indikatif untuk Ditjen Bina Marga itu juga bakal digunakan untuk peningkatan konektivitas jalan tol sepanjang 15 km senilai Rp2,55 triliun.
Baca juga: Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
"Berdasarkan Surat Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tanggal 18 April 2022 ditetapkan pagu indikatif Kementerian PUPR tahun 2023 sebesar Rp98,21 triliun," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Rapat Kerja bersama DPR RI, Kamis (9/6/2022).
Menteri Basuki memaparkan anggaran tersebut bakal digunakan untuk beberapa pembangunan dan kegiatan di empat direktorat jendral di bawahnya. Pertama untuk Ditjen Bina Marga akan dialokasikan sebesar Rp40,25 triliun.
Dana tersebut bakal digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan senilai Rp22,4 triliun, infrastruktur jembatan Rp4,7 triliun, peningkatan aksesibilitas flyover/underpass sepanjang 1,1 km sebesar Rp460 miliar.
Selain juga akan dilakukan presevasi rutin jalan dan jembatan nasional, revitalisasi jembatan gantung dan drainase sebesar Rp7,7 triliun. Pagu indikatif untuk Ditjen Bina Marga itu juga bakal digunakan untuk peningkatan konektivitas jalan tol sepanjang 15 km senilai Rp2,55 triliun.
Lihat Juga :