Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:39 WIB
loading...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan keinginannya agar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dipangkas lebih besar melalui langkah efisiensi. Namun, ia menegaskan program prioritas pemerintah tersebut tetap harus berjalan karena dinilai memiliki manfaat bagi masyarakat.
"Kalau saya maunya nol, tapi nggak bisa kan. Itu sudah keluar anggarannya, kalau berhenti juga nggak benar. Kenapa? Programnya program yang bagus. Tinggal implementasi aja diperbaiki," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral antara Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pertemuan itu, Kepala BGN Nanik S. Deyang melaporkan rencana efisiensi lanjutan pada anggaran program MBG guna menekan potensi pemborosan dalam pelaksanaannya.
Purbaya menyebut penghematan anggaran yang tengah disiapkan BGN nilainya cukup signifikan. Meski demikian, ia enggan merinci besaran efisiensi tersebut dan meminta agar pengumuman resmi disampaikan langsung oleh pihak BGN.
"Kalau saya maunya nol, tapi nggak bisa kan. Itu sudah keluar anggarannya, kalau berhenti juga nggak benar. Kenapa? Programnya program yang bagus. Tinggal implementasi aja diperbaiki," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral antara Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pertemuan itu, Kepala BGN Nanik S. Deyang melaporkan rencana efisiensi lanjutan pada anggaran program MBG guna menekan potensi pemborosan dalam pelaksanaannya.
Purbaya menyebut penghematan anggaran yang tengah disiapkan BGN nilainya cukup signifikan. Meski demikian, ia enggan merinci besaran efisiensi tersebut dan meminta agar pengumuman resmi disampaikan langsung oleh pihak BGN.
Lihat Juga :