KB Finansia Multi Finance Tawarkan Obligasi Rp1 Triliun

Selasa, 14 Juni 2022 - 17:20 WIB
loading...
KB Finansia Multi Finance...
KB Finansia Multi Finance menyelenggarakan Investor Gathering secara online dalam rangka Penawaran Umum Obligasi I KB Finansia Multi Finance Tahun 2022. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT KB Finansia Multi Finance menyelenggarakan investor gathering secara online dalam rangka Penawaran Umum Obligasi I KB Finansia Multi Finance Tahun 2022 dengan nominal maksimal sebesar Rp1 triliun. Obligasi yang telah memperoleh peringkat AA+ dari PT Fitch Ratings Indonesia tersebut akan dibagi dalam dua seri yaitu Seri A dan Seri B.

Direktur Keuangan Kisup Wi mengatakan terdapat dua seri yakni Seri A memiliki tenor 370 hari dengan kupon 4,60-5,1% dan Seri B akan memiliki tenor 3 tahun dengan kupon 6,5-7%.

"Obligasi akan ditawarkan dalam satuan pemesanan Rp5.000.000. Suku bunga Obligasi I KB Finansia Multi Finance akan dibayarkan setiap triwulan," katanya, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Imbal Hasil Obligasi

Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 22 Oktober 2022, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing-masing adalah pada tanggal 2 Agustus 2023 untuk Obligasi seri A dan tanggal 22 Juli 2025 untuk Obligasi seri B.

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut setelah dikurangi dengan biaya‐biaya, dan pengeluaran‐pengeluaran sehubungan dengan Emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk penyaluran pembiayaan konsumen.

Perseroan tidak melakukan penyisihan dana (sinking fund) untuk Obligasi I KB Finansia Multi Finance dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini.

Namun untuk menjamin pembayaran seluruh jumlah utang yang wajib dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi, Perseroan memberikan jaminan kepada Pemegang Obligasi, melalui Wali

"Piutang (performing) yang dijaminkan merupakan piutang yang tidak terdapat keterlambatan dalam pembayaran pokok dan/ atau bunga, melewati 90 hari kalender," papar dia.

Sedangkan total nilai piutang (performing) yang akan diikat dalam akta jaminan fidusia adalah sekurang‐kurangnya 20% dari nilai pokok Obligasi pada saat Tanggal Emisi, dan selambat‐lambatnya 5 (lima) bulan sejak Tanggal Emisi Obligasi menjadi sekurang‐kurangnya 60% dari nilai pokok Obligasi.

Adapun yang bertindak menjadi Wali Amanat dalam Penawaran Umum Obligasi I KB Finansia Multi Finance adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sementara yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi.

Baca Juga: Waskita Karya Selesaikan Kewajiban Pembayaran Obligasi

Obligasi adalah PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Berikut periode rencana jadwal Penawaran Umum Obligasi I KB Finansia Multi Finance Tahun 2022:

Tanggal 14 ‐29 Juni 2022 : Masa Penawaran Awal
Tanggal 14 Juli 2022 : Perkiraan Tanggal Efektif
Tanggal 15 ‐ 19 Juli 2022 : Perkiraan Masa Penawaran Umum
Tanggal 20 Juli 2022 : Perkiraan Penjatahan
Tanggal 22 Juli 2022 : Perkiraan Pengembalian Uang Pemesanan
Tanggal 22 Juli 2022 : Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi secara Electronik
Tanggal 25 Juli 2022 : Perkiraan Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved