alexametrics

PUPR Alokasikan Rp7,48 Triliun untuk Pembangunan Rumah

loading...
PUPR Alokasikan Rp7,48 Triliun untuk Pembangunan Rumah
Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan rumah menjadi program prioritas di tahun depan. Dalam pembangunan rumah ini, digolongkan menjadi 4 kategori yaitu rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta rumah umum dan komersial.

"Untuk bidang perumahan dialokasikan total anggaran sebesar Rp7,48 triliun," kata Basuki dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Alokasi anggaran tersebut merupakan bagian dari pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp115,58 triliun. Baca: 144.163 Tenaga Kerja Terserap Padat Karya Tunai PUPR hingga Tengah Juni 2020



Basuki merincikan, PUPR berencana untuk membangun 7.724 unit rumah susun di Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara. Pembangunan itu menghabiskan dana Rp3,51 triliun.

Sementara untuk rumah khusus akan dibangun 2.640 unit rumah di kawasan perbatasan, Kabupaten Banjar Baru, Kabupaten Morowali dan Kabupaten Konawe Selatan. Dengan total anggaran sebesar Rp610 miliar.

Pemerintah juga akan mendirikan rumah swadaya sebanyak 111.300 unit yang tersebar di 33 provinsi dengan anggaran Rp2,51 triliun. Terakhir, PUPR akan membangun rumah umum dan komersial sebanyak 40 ribu unit yang menghabiskan dana sebesar Rp400 miliar. Baca: Kementerian PUPR Ajukan Anggaran 2021 Sebesar Rp115,58 Triliun

Program perumahan dan kawasan pemukiman merupakan salah satu program Kementerian PUPR pada tahun 2021. Keempat program lainnya yakni dukungan manajemen, program pendidikan dan pelatihan, program infrastruktur konektivitas dan program ketahanan sumber daya air.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top