Dapat Kucuran Dana dari Infesta Corp, LinkQu Ramaikan Industri Fintech

Kamis, 16 Juni 2022 - 18:30 WIB
loading...
Dapat Kucuran Dana dari...
Industri fintech akan semakin ramai dengan aktivitas LinkQu
A A A
JAKARTA - LinkQu, startup pendatang baru, hadir untuk menawarkan solusi sebagai platform yang fokus pada layanan transfer dana. Platform ini ikut meramaikan industri di bidang financial technology ( fintech ) setelah mendapatkan kucuran pendanaan pertamanya (pre-seed) dari Infesta Corp sebesar Rp15 miliar. LunQu sendiri mulai beroperasi sejak Desember 2020.

Baca juga: BUMN Didorong Saingi Pemodal Asing Investasi di Startup Lokal

Pada bulan Januari 2021, LinkQu merilis platform berbasis website yang memiliki banyak fitur setara dengan cash management system (CMS) pada perbankan. Untuk menikmati layanan ini, pengguna hanya dikenakan biaya transfer sebesar Rp3.000 untuk transfer dana ke semua rekening bank di Indonesia, jauh lebih murah dari tarif umum kala itu.

“Selain website, LinkQu juga memiliki platform digital berupa aplikasi mobile android yang yang baru saja dilaunching beberapa bulan lalu dan kini penggunanya sudah mencapai lebih dari 15.000 pengguna,” ungkap Founder dan CEO LinkQu Didin Noor Ali dalam keterangannya, Kamis (16/6/2022).

Dia juga menyebut, di dalam LinkQu terdapat beberapa fasilitas, mulai fitur transfer dana yang lengkap seperti transfer uang antar-rekening bank dalam negeri maupun luar negeri, transfer uang ke rekening ewallet, hingga terima uang.

Pengembangan fasilitas tersebut adalah sebagai bentuk kontribusi untuk menyemarakkan ekonomi digital Indonesia. Selain itu, LinkQu juga memberikan gratis biaya admin alias nol rupiah biaya transfer dalam pengiriman uang antar bank. Platform ini ditujukan untuk pengguna retail berupa perorangan / personal (B2C) yang dapat diunduh dengan mudah melalui Google Playstore.

Didin Noor Ali mengungkapkan di tahun ini LinkQu menargetkan 1 juta downloader. Pihaknya optimistis bisa memperoleh target tersebut dalam satu semester ke depan.

"Targetnya adalah para pebisnis milenial maupun yang aktif menggunakan gadget,” imbuh Didin.

Didin mengklaim manfaat baik dari penggunaan aplikasi LinkQu ini adalah para pengguna bisa sekaligus beramal karena setiap transaksi yang dilakukan pengguna, sebagian labanya akan dikeluarkan dan dikelola menjadi dana wakaf (dana abadi) dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan amal / CSR. Dana abadi ini selama ini disalurkan untuk membiayai pendidikan anak kurang mampu, santunan anak yatim, kaum dhuafa dan sebagainya di seluruh Indonesia, dan diberikan secara rutin tiap bulan.

Seiring pertumbuhannya pada Februari 2021, LinkQu berhasil memproses transaksi lebih dari Rp1 triliun dalam waktu enam bulan. Setelah sukses dengan layanan B2B dan bekerja sama dengan berbagai koperasi, BPR, P2P landing berizin, layanan payroll yang dipakai sekian banyak perusahaan di Jawa, Bali, Sumatra dan juga Kalimantan.

Saat ini, LinkQu dipercaya oleh perusahaan BUMN yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pemrosesan transaksi transfer uang dalam rangka refund tiket. Sebelumnya LinkQu juga telah melakukan diskusi dengan OJK untuk membantu pengembangan dan transformasi BPR digital di Indonesia.

Baca juga: Diisukan Renggang, Ganjar Pranowo Hadiri Konsolidasi Kader PDIP

Perusahaan ini juga telah memiliki izin dan lisensi resmi dari Bank Indonesia serta sertifikasi keamanan ISO 27001 Information Security Management System. Selain itu LinkQu juga telah tergabung dalam Indonesian Fintech Association (Aftech), Asosiasi Penyelenggara Pe¬ngiriman Uang Indonesia (APPUI), dan Asia Pasific MSME Trade Coalition (AMTC).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Visa Soroti Peran AI...
Visa Soroti Peran AI dalam Transformasi Industri Pembayaran Digital
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Kemudahan Digital Jadi...
Kemudahan Digital Jadi Bagian dari Gaya Hidup Modern
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Rekomendasi
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved