BSI Kejar Target Penyaluran Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP Rp1,5 Triliun
Rabu, 22 Juni 2022 - 17:39 WIB
loading...
BSI menyelenggarakan akad massal program BSI KPR Sejahtera FLPP serentak secara offline dan online, Rabu (22/6/2022). Foto: Humas BSI
A
A
A
MAKASSAR - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar akad massal bagi 2.500 nasabah program KPR Sejahtera FLPP, serentak, Rabu (22/6/2022). Tahun ini, penyaluran pembiayaan KPR Sejahtera FLPP ditargetkan menembus Rp1,5 triliun.
Akad massal ini merupakan bagian dari bentuk dukungan Bank Syariah Indonesia dalam menjalankan program nasional Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), demi membantu masyarakat memiliki rumah subsidi sesuai prinsip syariah.
Baca juga:BSI Region Makassar Berangkatkan 395 Jamaah Haji Kloter Pertama
Di Sulsel, akad massal diiukti secara online oleh cabang penyalur mulai dari KCP Pinrang, KCP Bone Jeppe, KC Palopo, KC Kendari A Silondae 2, KC Kendari MT Haryono, KC Palu M Yamin, KC Manado Mantos, serta bersama dengan nasabah notaris.
Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, Bank Syariah Indonesia telah menyalurkan 2.548 unit rumah FLPP dengan nilai penyaluran sebesar Rp371 miliar.
Direktur Sales & Distribution Bank Syariah Indonesia , Anton Sukarna menyampaikan, program ini merupakan komitmen BSI untuk selalu siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, demi memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat luas.
"Program besar ini tujuannya tidak semata hanya bisnis, melainkan pemenuhan salah satu kebutuhan primer yakni rumah sebagai tempat tinggal yang juga mencapai tujuan sesuai maqashid syariah. Di sinilah peran BSI sebagai bank syariah yang hadir menjadi solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Anton.
Baca juga:Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, BSI Siapkan SDM Milenial
Anton menegaskan, komitmen BSI untuk mendukung program pemerintah ini ditunjukkan dengan total realisasi penyaluran FLPP sejak tahun 2012 sampai dengan 31 Mei 2022 yakni mencapai Rp6,17 triliun atau 50.411 unit rumah dengan kualitas pembiayaan yang masih terjaga.
Untuk mencapai target 60 ribu nasabah dengan volume pembiayaan Rp6,5 triliun di tahun ini, ekspansi pembiayaan BSI KPR Sejahtera FLPP terus digenjot melalui optimalisasi pengembang/developer yang terpercaya serta memperluas jaringan nasabah baru yang memiliki potensi pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera FLPP.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Komisioner BP Tapera, Ariev Baginda Siregar mengatakan pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dan komitmen Bank Syariah Indonesia dalam menyukseskan program pemerintah untuk penyaluran KPR Sejahtera FLPP.
“Akad massal yang dilaksanakan hari ini menunjukkan kuatnya komitmen BSI sebagai salah satu bank yang digandeng BP Tapera dalam mendukung suksesnya penyaluran FLPP. Kami mendapat mandat untuk menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp23 triliun atau setara 200 ribu unit rumah untuk tahun 2022. Kerja sama dan sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder, termasuk BSI tentunya diharapkan mendukung tercapainya target penyaluran FLPP tersebut,” ujar Arief Baginda Siregar.
Program ini merupakan kelanjutan sinergi BSI dengan BP Tapera dimana akad massal ini merupakan kali pertama di tahun ini yang sebelumnya telah dilakukan akad sebanyak 1.500 nasabah pada April 2021 dan 550 nasabah pada Agustus 2021.
Baca juga:BSI Siap Layani Lebih dari 80 Persen Jamaah Haji Indonesia
BSI KPR Sejahtera FLPP menjadi fasilitas pembiayaan yang melengkapi beragam produk pembiayaan griya komersil yakni Griya Hasanah (plus Mabrur), Griya Hijrah, Griya Refinancing, dan yang terbaru adalah Griya Simuda.
Seperti diketahui, Bank Syariah Indonesia merupakan salah satu bank penyalur pembiayaan KPR terbesar di Indonesia. Sampai Mei 2022, penyaluran pembiayaan KPR BSI secara keseluruhan mencapai Rp 6,051 triliun atau mengalami pertumbuhan 12,83% secara tahunan atau year on year (yoy). Potensi kepemilikan rumah pertama menjadi daya tarik bagi BSI untuk serius menggarap KPR Sejahtera FLPP sebagai salah satu fokus pembiayaan konsumer.
Akad massal ini merupakan bagian dari bentuk dukungan Bank Syariah Indonesia dalam menjalankan program nasional Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), demi membantu masyarakat memiliki rumah subsidi sesuai prinsip syariah.
Baca juga:BSI Region Makassar Berangkatkan 395 Jamaah Haji Kloter Pertama
Di Sulsel, akad massal diiukti secara online oleh cabang penyalur mulai dari KCP Pinrang, KCP Bone Jeppe, KC Palopo, KC Kendari A Silondae 2, KC Kendari MT Haryono, KC Palu M Yamin, KC Manado Mantos, serta bersama dengan nasabah notaris.
Sepanjang Januari hingga akhir Mei 2022, Bank Syariah Indonesia telah menyalurkan 2.548 unit rumah FLPP dengan nilai penyaluran sebesar Rp371 miliar.
Direktur Sales & Distribution Bank Syariah Indonesia , Anton Sukarna menyampaikan, program ini merupakan komitmen BSI untuk selalu siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, demi memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat luas.
"Program besar ini tujuannya tidak semata hanya bisnis, melainkan pemenuhan salah satu kebutuhan primer yakni rumah sebagai tempat tinggal yang juga mencapai tujuan sesuai maqashid syariah. Di sinilah peran BSI sebagai bank syariah yang hadir menjadi solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Anton.
Baca juga:Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, BSI Siapkan SDM Milenial
Anton menegaskan, komitmen BSI untuk mendukung program pemerintah ini ditunjukkan dengan total realisasi penyaluran FLPP sejak tahun 2012 sampai dengan 31 Mei 2022 yakni mencapai Rp6,17 triliun atau 50.411 unit rumah dengan kualitas pembiayaan yang masih terjaga.
Untuk mencapai target 60 ribu nasabah dengan volume pembiayaan Rp6,5 triliun di tahun ini, ekspansi pembiayaan BSI KPR Sejahtera FLPP terus digenjot melalui optimalisasi pengembang/developer yang terpercaya serta memperluas jaringan nasabah baru yang memiliki potensi pembiayaan rumah pertama melalui KPR Sejahtera FLPP.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Komisioner BP Tapera, Ariev Baginda Siregar mengatakan pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi dukungan dan komitmen Bank Syariah Indonesia dalam menyukseskan program pemerintah untuk penyaluran KPR Sejahtera FLPP.
“Akad massal yang dilaksanakan hari ini menunjukkan kuatnya komitmen BSI sebagai salah satu bank yang digandeng BP Tapera dalam mendukung suksesnya penyaluran FLPP. Kami mendapat mandat untuk menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebesar Rp23 triliun atau setara 200 ribu unit rumah untuk tahun 2022. Kerja sama dan sinergi yang kuat dengan seluruh stakeholder, termasuk BSI tentunya diharapkan mendukung tercapainya target penyaluran FLPP tersebut,” ujar Arief Baginda Siregar.
Program ini merupakan kelanjutan sinergi BSI dengan BP Tapera dimana akad massal ini merupakan kali pertama di tahun ini yang sebelumnya telah dilakukan akad sebanyak 1.500 nasabah pada April 2021 dan 550 nasabah pada Agustus 2021.
Baca juga:BSI Siap Layani Lebih dari 80 Persen Jamaah Haji Indonesia
BSI KPR Sejahtera FLPP menjadi fasilitas pembiayaan yang melengkapi beragam produk pembiayaan griya komersil yakni Griya Hasanah (plus Mabrur), Griya Hijrah, Griya Refinancing, dan yang terbaru adalah Griya Simuda.
Seperti diketahui, Bank Syariah Indonesia merupakan salah satu bank penyalur pembiayaan KPR terbesar di Indonesia. Sampai Mei 2022, penyaluran pembiayaan KPR BSI secara keseluruhan mencapai Rp 6,051 triliun atau mengalami pertumbuhan 12,83% secara tahunan atau year on year (yoy). Potensi kepemilikan rumah pertama menjadi daya tarik bagi BSI untuk serius menggarap KPR Sejahtera FLPP sebagai salah satu fokus pembiayaan konsumer.
(luq)
Lihat Juga :