Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Rabu, 22 Juni 2022 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Firman Subagyo mengingatkan para pejabat negara agar tidak terpengaruh lobi-lobi perusahaan asing yang ingin kebijakan simplifikasi segera diterapkan. Pemerintah harus melindungi industri rokok dan tembakau nasional, sekaligus juga melindungi buruh industri rokok dan para petani tembakau.
![Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing]()
Firman Subagyo. Foto/Ist
“Ada grand scenario perusahaan asing untuk mematikan industri dalam negeri lewat simplifikasi cukai rokok. Ini yang bahaya. Negara harus melindungi industri rokok nasional beserta buruh dan petani tembakau,” tegas Firman Subagyo.
Firman Subagyo juga membantah jika ada pendapat atau wacana yang menyebutkan bahwa kebijakan simplifikasi cukai rokok adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat. Menurutnya jika pemerintah peduli pada kesehatan masyarakat, harusnya membatasi produksi kendaraan bermotor dan mengawasi keluarnya gas buang yang mengotori udara dan lingkungan yang membuat kesehatan masyarakat terganggu.
Firman Subagyo menyesalkan adanya perusahaan rokok nasional besar membiarkan perusahaan rokok asing terus berupaya memaksakan agar simplifikasi diterapkan di Indonesia. Padahal jika simplifikasi itu jadi diterapkan di Indonesia akan mematikan industri rokok nasional dan hanya satu perusahaan rokok asing saja yang eksis.

Firman Subagyo. Foto/Ist
“Ada grand scenario perusahaan asing untuk mematikan industri dalam negeri lewat simplifikasi cukai rokok. Ini yang bahaya. Negara harus melindungi industri rokok nasional beserta buruh dan petani tembakau,” tegas Firman Subagyo.
Firman Subagyo juga membantah jika ada pendapat atau wacana yang menyebutkan bahwa kebijakan simplifikasi cukai rokok adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat. Menurutnya jika pemerintah peduli pada kesehatan masyarakat, harusnya membatasi produksi kendaraan bermotor dan mengawasi keluarnya gas buang yang mengotori udara dan lingkungan yang membuat kesehatan masyarakat terganggu.
Firman Subagyo menyesalkan adanya perusahaan rokok nasional besar membiarkan perusahaan rokok asing terus berupaya memaksakan agar simplifikasi diterapkan di Indonesia. Padahal jika simplifikasi itu jadi diterapkan di Indonesia akan mematikan industri rokok nasional dan hanya satu perusahaan rokok asing saja yang eksis.
Lihat Juga :