Menyelisik Kondisi Terkini Dunia Kripto dan Potensinya Bagi Para Miners
Kamis, 23 Juni 2022 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
"Komunitas seperti All Time Mining akan memiliki peran yang sangat besar. Artinya investor akan memiliki kedewasaan dan kebijakan dalam mengelola investasi," ujarnya.
Sementara itu, Komisaris All Time Mining Prathama Nugraha Tjoeng mengatakan, dunia kripto sebenarnya sedang terus bertumbuh. Hanya saja, kripto tengah memasuki fase atau siklus yang turun, yang sebenarnya sudah terjadi beberapa kali.
"Dunia kripto itu berbasis komunitas. Kalau kita lihat ke belakang saat tahun 2008 akhir, BTC yang bisa dibilang cryptocurrency pertama di dunia, diperkuat dan dibangun oleh komunitas. Itu pun pertumbuhannya tidak selalu mulus dan ada scam juga," tuturnya.
Baca juga: Alami Kejatuhan Pasar, Ini 5 Kripto yang Harganya Paling Anjlok
Dia menyebut bagaimana kripto telah melewati tiga sampai empat siklus sangat anjlok namun tetap kembali tumbuh.
Pada 2015 lalu misalnya, pemerintah Amerika Serikat pernah mengeluarkan aturan larangan bagi online platform melakukan promosi terkait kripto.
"Saat itu dunia kripto crash hancur sehancur-hancurnya. Tapi tidak lama aturan itu dicabut dan kripto tumbuh lagi. Dan kalau dilihat dalam nilai investasi, kripto akan tetap naik dan tetap bisa kembali. Dan ketika kembali, hasilnya akan lebih baik dari siklus-siklus sebelumnya," bebernya.
Direktur All Time Mining Christoper Vittorio Simon menambahkan, kondisi bear market seperti saat ini juga bisa menguntungkan.
Sementara itu, Komisaris All Time Mining Prathama Nugraha Tjoeng mengatakan, dunia kripto sebenarnya sedang terus bertumbuh. Hanya saja, kripto tengah memasuki fase atau siklus yang turun, yang sebenarnya sudah terjadi beberapa kali.
"Dunia kripto itu berbasis komunitas. Kalau kita lihat ke belakang saat tahun 2008 akhir, BTC yang bisa dibilang cryptocurrency pertama di dunia, diperkuat dan dibangun oleh komunitas. Itu pun pertumbuhannya tidak selalu mulus dan ada scam juga," tuturnya.
Baca juga: Alami Kejatuhan Pasar, Ini 5 Kripto yang Harganya Paling Anjlok
Dia menyebut bagaimana kripto telah melewati tiga sampai empat siklus sangat anjlok namun tetap kembali tumbuh.
Pada 2015 lalu misalnya, pemerintah Amerika Serikat pernah mengeluarkan aturan larangan bagi online platform melakukan promosi terkait kripto.
"Saat itu dunia kripto crash hancur sehancur-hancurnya. Tapi tidak lama aturan itu dicabut dan kripto tumbuh lagi. Dan kalau dilihat dalam nilai investasi, kripto akan tetap naik dan tetap bisa kembali. Dan ketika kembali, hasilnya akan lebih baik dari siklus-siklus sebelumnya," bebernya.
Direktur All Time Mining Christoper Vittorio Simon menambahkan, kondisi bear market seperti saat ini juga bisa menguntungkan.
Lihat Juga :