Jangan Sembarang Beli Hewan Kurban, Kenali Dulu Gejala-gejala PMK!

Sabtu, 25 Juni 2022 - 08:30 WIB
loading...
Jangan Sembarang Beli...
Kenali gejala PMK sebelum membeli hewan kurban. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menjelang hari raya Iduladha permintaan hewan ternak biasanya mengalami peningkatan. Sayangnya pelaksanaan hari raya kurban tahun ini dibayang-bayangi oleh kehadiran penyakit mulut dan kuku ( PMK ).

Baca juga: Update Penyakit Mulut dan Kuku: 1.421 Ekor Mati, 254.553 Sakit, dan 82.185 Sembuh

Masyarakat yang akan membeli hewan kurban sebaiknya lebih waspada dan teliti terhadap kondisi hewan. Hewan kurban yang tertular virus PMK bisa dikenali dengan melihat gejala-gejalanya.

Berikut beberapa gejala klinis yang bisa diperhatikan sebelum anda membeli hewan ternak. Dikutip dari laman Instagram resmi Kementerian Pertanian (Kementan) pada Sabtu (25/6/2022).

Hewan kambing dan domba yang tertular PMK memiliki beberapa gejala seperti:

1. Lesi atau lapuh pada sekitar gusi, lidah, rongga mulut dan bibir.
2. Keluar air liur berlebihan (hipersalivasi)
3. Kemtian pada hewan muda
4. Lesi kurang terlihat atau lesi pada kaki tidak terlihat



Sedangkan hewan sapi atau kerbau yang tertular PMK memiliki beberapa gejala, seperti:

1. Demam sampai 41 derajat dan menggigil
2. Tidak nafsu makan
3. Penurunan produksi susu yang drastis pada sapi perah 2-3 hari
4. Keluar air liur berlebihan dan berbusa di lantai kandang
5. Saliva terlihat menggantung
6. Hewan terlihat lemas
7. Kuku terluka dan lepas
8. Menggeratakan gigi, menggosokkan mulut dan suka menendang kaki
9. Memiliki komplikasi berupa erosi pada lidah
10. Penurunan produksi permanen
11. Mengalami kematian pada hewan muda
12. Kehilangan berat badan secara permanen.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dilihat dari situs siagapmk.id, terdapat 254.553 kasus PMK. Kasus aktif yang masih tersisa sebanyak 168.580 ekor, dinyatakan sembuh 82.185 ekor, potong bersyarat 2.367 ekor dan dinyatakan mati 1.421 ekor.

Baca juga: 3 Polwan Cantik Anak Buah Irjen Fadil Imran, Nomor 1 Pernah Duet dengan Judika

Dalam data itu dijelaskan Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama kasus tertinggi PMK dengan jumlah 97.571 kasus. Disusul Nusa Tenggara Barat (NTB) 39.758 kasus dan Aceh 30.128 kasus. Sementara itu, untuk hewan ternak yang paling banyak terkena penyakit yakni sapi sebanyak 248.533 ekor, kerbau 4.070 ekor dan kambing 1.092 ekor.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lewat Program TJSL,...
Lewat Program TJSL, IFG Life Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Wujudkan Satu Ketulusan,...
Wujudkan Satu Ketulusan, Rohis Pegadaian Distribusikan 4.500 Paket Daging Kurban
Semangat Berbagi Iduladha,...
Semangat Berbagi Iduladha, BRI Group Distribusikan 5.000 Lebih Hewan Kurban di Berbagai Daerah
Mempererat Tali Silaturahmi,...
Mempererat Tali Silaturahmi, Hankook Tire Indonesia Berbagi Hewan Kurban
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Pererat Kebersamaan...
Pererat Kebersamaan Idul Adha 2026, MNC Finance Bersama 10 Mitra Perusahaan Salurkan Hewan Kurban Kepada Masyarakat
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Rekomendasi
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Cara Praktis Pemesanan...
Cara Praktis Pemesanan Tiket Pesawat untuk Efisiensi Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Infografis
Kenali 10 Tanda Kolesterol...
Kenali 10 Tanda Kolesterol Naik setelah Makan Daging Kurban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved