Pasca-Hibernasi, AirAsia Tunjukkan Trend Positif Jumlah Penumpang
Kamis, 25 Juni 2020 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
AirAsia memainkan peran dalam industri pariwisata domestik dengan bermitra dengan hotel-hotel lokal. “Selain berkomitmen untuk memungkinkan setiap orang dapat terbang dengan tarif hemat, kami selalu menjunjung tinggi nilai, pilihan, dan inovasi," ungkapnya.
Dia menambahkan, pihaknya akan meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi sekitar 50% dari total operasional sebelum pandemi Covid-19. AirAsia berharap dapat mengoperasikan kembali semua rute domestik dalam beberapa minggu dan bulan mendatang untuk memenuhi peningkatan permintaan.
"Kini kami telah mengoperasikan 152 penerbangan setiap hari di seluruh jaringan. Kami berharap pembukaan kembali perbatasan internasional dapat segera terwujud mengingat transportasi udara dapat menyediakan konektivitas yang vital untuk memulai kembali kegiatan ekonomi dan upaya pemulihan global,” tambah Tony.
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) , membeberkan bahwa risiko penularan penyakit, termasuk Covid-19, di pesawat sangat rendah. Pasalnya, pesawat dilengkapi dengan fitur-fitur yang akan mengurangi risiko penularan.
Saat penumpang duduk menghadap ke depan, sandaran belakang kursi berfungsi sebagai pelindung yang efektif. Ditambah lagi, udara di dalam kabin sepenuhnya disaring dan diperbarui setiap 2-3 menit melalui penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit sehingga udara di dalam kabin selalu bersih. Didukung dengan protokol keamanan berlapis di sepanjang perjalanan, risiko transmisi penyakit di dalam pesawat dapat diminimalkan.
Dia menambahkan, pihaknya akan meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi sekitar 50% dari total operasional sebelum pandemi Covid-19. AirAsia berharap dapat mengoperasikan kembali semua rute domestik dalam beberapa minggu dan bulan mendatang untuk memenuhi peningkatan permintaan.
"Kini kami telah mengoperasikan 152 penerbangan setiap hari di seluruh jaringan. Kami berharap pembukaan kembali perbatasan internasional dapat segera terwujud mengingat transportasi udara dapat menyediakan konektivitas yang vital untuk memulai kembali kegiatan ekonomi dan upaya pemulihan global,” tambah Tony.
Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) , membeberkan bahwa risiko penularan penyakit, termasuk Covid-19, di pesawat sangat rendah. Pasalnya, pesawat dilengkapi dengan fitur-fitur yang akan mengurangi risiko penularan.
Saat penumpang duduk menghadap ke depan, sandaran belakang kursi berfungsi sebagai pelindung yang efektif. Ditambah lagi, udara di dalam kabin sepenuhnya disaring dan diperbarui setiap 2-3 menit melalui penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit sehingga udara di dalam kabin selalu bersih. Didukung dengan protokol keamanan berlapis di sepanjang perjalanan, risiko transmisi penyakit di dalam pesawat dapat diminimalkan.
(uka)
Lihat Juga :