BPJS Ketenagakerjaan Beri Pelatihan Life Skill PMI

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:50 WIB
loading...
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJAMSOSTEK bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menyelanggarakan pelatihan bagi para PMI Purna Penempatan. Pelatihan yang diberikan terdiri dari digital marketing dan pengolahan bahan makanan.
A A A
CIREBON - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon menyeleggarakan pelatihan Life Skill bagi PMI Purna Penempatan. Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK yang diwakili oleh Deputi Direktur Bidang Kebijakan Operasional Program Kunto Wibowo.

Sebagai salah satu lumbung PMI di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Cirebon kerap dihadapkan dengan banyaknya pekerja migran yang bekerja di luar negeri tanpa memiliki keahlian khusus. Hal ini akhirnya berdampak saat mereka kembali ke tanah air dan berpotensi meningkatkan angka pengangguran di wilayahnya. Kurangnya kemampuan untuk mengelola keuangan juga menyebabkan para PMI tersebut memiliki perilaku konsumtif yang mengakibatkan penghasilan yang didapatkan tersebut habis untuk keperluan yang kurang memberi manfaat. Hal inilah yang mendorong BPJAMSOSTEK bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon menyelanggarakan pelatihan bagi para PMI Purna Penempatan. Pelatihan yang diberikan terdiri dari digital marketing dan pengolahan bahan makanan.

Dalam sambutannya Imron menuturkan bahwa selama ini para PMI telah memberikan kontribusi sangat signifikan terhadap devisa negara. Oleh karena itu kesejahteraan PMI dan keluarganya harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

“Kami pemerintah daerah menyambut baik kerja sama BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan pelatihan kerja bagi PMI Purna Penempatan di Kabupaten Cirebon, dengan harapan kegiatan tersebut dapat dijadikan bekal PMI Purna Penempatan untuk berwirausaha. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini para tenaga kerja dari luar negeri bisa mendapatkan pemberkalan untuk keahlian nanti setelah pulang dia bisa membuka lapangan kerja pada teman-temannya dan kepada lingkungannya,” imbuh Imron.

Sementara itu di tempat terpisah Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nila Kurnia mengatakan bahwa selain keterampilan, para peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama 3 bulan yang diberikan oleh pementah daerah. Roswita berharap setelah mengikuti pelatihan tersebut, para PMI akan menjadi pengusaha UMKM dan secara mandiri melanjutkan kepesertaanya di BPJAMSOSTEK dengan iuran yang sangat terjangkau, mulai dari Rp16.800 per bulan.

“Saat ini BPJAMSOSTEK berupaya untuk terlibat langsung dan ikut serta dalam pemberdayaan para PMI pasca penempatan yang telah kembali ke Indonesia. Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan dan mengurangi pengangguran serta meningkatnya kemiskinan akibat PMI purna penempatan,” terang Roswita.

Roswita kembali menjelaskan bahwa seluruh profesi pasti memiliki risiko, oleh karena itu pemerintah hadir melalui BPJAMSOSTEK untuk memberikan perlindungan melalui 5 program yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

“Semoga pelatihan ini dapat membawa dampak yang baik bagi keberlangsungan penghasilan para PMI purna penempatan, sehingga secara langsung juga akan berdampak kepada perekonomian di wilayah Kabupaten Cirebon,” pungkas Roswita. CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Menko Cak Imin Resmi...
Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Peduli Sumatera Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp3,1 Miliar
Menaker Sebut Rasa Aman...
Menaker Sebut Rasa Aman Karyawan Kunci Utama Produktivitas Kerja
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Kolaborasi dengan PMI,...
Kolaborasi dengan PMI, BRI Insurance Gelar Donor Darah Massal
Loker Besar-Besaran...
Loker Besar-Besaran BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Penempatan Seluruh Indonesia
Rekomendasi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved