Zulhas: Tiga Minggu Saya Jadi Mendag, Harga Bahan Pokok Turun

Kamis, 07 Juli 2022 - 13:21 WIB
loading...
Zulhas: Tiga Minggu...
Zulkifli Hasan atau Zulhas menuturkan, selama tiga minggu dirinya menjalankan tugasnya sebagai Mendag, harga bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar mengalami tren penurunan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas menuturkan, selama tiga minggu dirinya menjalankan tugasnya sebagai Mendag, harga bahan pokok (bapok) di sejumlah pasar mengalami tren penurunan meskipun cenderung masih tinggi.

“Sudah tiga minggu saya menjadi Menteri Perdagangan, harga bahan pokok (bapok) menunjukkan tren penurunan. Sehingga saya pastikan mendekati Idul Adha besok, meskipun ada bapok yang naik, tapi harapannya enggak banyak,” kata Zulhas di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga: Mendag Zulhas Bantah Ada Mafia Minyak Goreng

Zulhas menuturkan, keyakinannya itu karena dirinya belakangan ini sering mengunjungi pasar untuk memantau harga dan ketersediaan bapok. Contohnya saat ia mendatangi pasar Kramat Jati beberapa waktu lalu. Dia mengklaim harga daging sapi sudah berangsur turun.

“Saya sudah ke pasar Kramat Jati, pertama kalinya saya jadi menteri, daging sapi itu harganya Rp 150.000 per kg, kemarin di Pasar Keramat Jati, sudah Rp 130.000 per kg, berarti turun harganya tapi masih tinggi,” jelas Zulhas.

Kemudian, di pasar Cibubur, harga telur juga mengalami penurunan menjadi Rp 27.000 per kg, dibandingkan tiga minggu lalu seharga Rp 30.000 per kg.

Sementara harga cabai mengalami penurunan tipis. Cabai rawit tiga minggu lalu dibandrol seharga Rp 130.000 per kg, dan cabai keriting Rp 100.000 per kg. Saat ini, harga cabai rawit Rp 110.000 per kg atau turun, dan cabai kriting Rp 100.000 per kg atau stabil.

Baca Juga: Pantau Harga Pangan ala Mendag Zulhas: Bertanya dan Belanja

Zulhas menjelaskan, saat ini Kementerian Pertanian tengah mengembangan tanaman cabai hidroponik melalui skema KUR. Adapun dana KUR untuk pengembangan cabai hidroponik Rp76 triliun di tahun ini, dan di tahun depan diperkirakan Rp 90 triliun.

“Jadi kalau cabai sistemnya hidroponik, karena tidak ada musim, dan kapan saja bisa. Saya kemarin menemui tamu dari AS, Canada, dan Australia, mereka mengatakan pada musim tertentu, panen cabai itu bisa gagal, dan pas hari ini memang cabai musimnya lagi sulit. Jadi enggak apa-apa harga naik sedikit, biar petaninya dapat harga bagus,” tegas Zulhas.

Meskipun beberapa bapok mengalami penurunan harga, namun Zulhas tak menampik bahwa harga ayam mulai naik dari Rp 35.000 per kg menjadi Rp 45.500 per kg. Sementara harga beras dan gula masih stabil.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp100 Ribu usai Lebaran 2026, Mendag Ungkap Biang Keroknya
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Data BPS Ungkap Inflasi...
Data BPS Ungkap Inflasi Februari 2026 Sentuh 0,68 Persen, Ini Sebabnya
Mendag Sangkal Harga...
Mendag Sangkal Harga Daging Ayam Naik Gegara MBG
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Hadiri Munas Papdesi,...
Hadiri Munas Papdesi, Zulhas Ingatkan SPPG Wajib Belanja Bahan Baku ke Desa
Rekomendasi
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved