Perubahan Harga BBM RI dalam 10 Tahun Terakhir, Premium Sempat Rp4.500/Liter
Selasa, 12 Juli 2022 - 19:59 WIB
loading...
Harga Bahan Bakar Minyak atau BBM di Indonesia kembali mengalami kenaikan, per 10 Juli 2022 lalu. Berikut perjalanan naik turun harga BBM di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak atau BBM di Indonesia kembali mengalami kenaikan. Per 10 Juli 2022, Pertamina kembali menaikan beberapa varian BBM seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertadex.
Baca Juga: Segini Harga Asli Pertalite, Pertamax dan LPG 3 Kg Jika Tak Disubsidi
Jika melihat perkembangan setiap tahunnya, harga BBM di Indonesia sering mengalami kenaikan. Sebagai gambaran, 10 tahun yang lalu atau tahun 2012, harga BBM jenis Premium RON 88 adalah Rp4.500 per liter. Sedangkan harga Solar berada di angka Rp4.500.
Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau pada tahun 2013, harga BBM jenis Premium mengalami kenaikan. Kali ini harga BBM jenis Premium naik menjadi Rp6.500.
Setelah itu, pada tahun 2014 Joko Widodo (Jokowi) didaulat menjadi Presiden Republik Indonesia yang baru. Per 17 November 2014, harga Premium kembali naik menjadi Rp8.500. Sedangkan jenis solar menjadi Rp7.500.
Lanjut, pada tahun 2015 terjadi beberapa kali penurunan dan kenaikan harga BBM. Per 1 Januari 2015, harga Premium turun menjadi Rp 7.600 dan Solar menjadi Rp7.250. Kemudian turun lagi pada 17 Januari menjadi Rp6.550 untuk Premium dan Rp6.400 untuk solar.
Setelahnya harga BBM kembali naik. Pada 28 Maret 2015, harga premium menjadi Rp7.300 dan Solar menjadi Rp6.900. Selain itu, pada tahun 2015 mulai diperkenalkan varian Pertalite dengan nilai RON 90.
Baca Juga: Segini Harga Asli Pertalite, Pertamax dan LPG 3 Kg Jika Tak Disubsidi
Jika melihat perkembangan setiap tahunnya, harga BBM di Indonesia sering mengalami kenaikan. Sebagai gambaran, 10 tahun yang lalu atau tahun 2012, harga BBM jenis Premium RON 88 adalah Rp4.500 per liter. Sedangkan harga Solar berada di angka Rp4.500.
Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau pada tahun 2013, harga BBM jenis Premium mengalami kenaikan. Kali ini harga BBM jenis Premium naik menjadi Rp6.500.
Setelah itu, pada tahun 2014 Joko Widodo (Jokowi) didaulat menjadi Presiden Republik Indonesia yang baru. Per 17 November 2014, harga Premium kembali naik menjadi Rp8.500. Sedangkan jenis solar menjadi Rp7.500.
Lanjut, pada tahun 2015 terjadi beberapa kali penurunan dan kenaikan harga BBM. Per 1 Januari 2015, harga Premium turun menjadi Rp 7.600 dan Solar menjadi Rp7.250. Kemudian turun lagi pada 17 Januari menjadi Rp6.550 untuk Premium dan Rp6.400 untuk solar.
Setelahnya harga BBM kembali naik. Pada 28 Maret 2015, harga premium menjadi Rp7.300 dan Solar menjadi Rp6.900. Selain itu, pada tahun 2015 mulai diperkenalkan varian Pertalite dengan nilai RON 90.
Lihat Juga :