Wall Street Ditutup Beragam, S&P 500 dan Dow Jones Berakhir Terkoreksi

Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Saham JPMorgan Chase dan Morgan Stanley masing-masing turun 3,5% dan 0,4%, sedangkan indeks S&P Banks (.SPXBK) turun 2,4%. Kekhawatiran perlambatan diperburuk karena laporan Indeks Harga Produsen Departemen Tenaga Kerja menggemakan data Indeks Harga Konsumen Rabu, menunjukkan inflasi yang lebih panas dari perkiraan pada bulan Juni.

Aksi jual mulai mereda setelah Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan dia mendukung kenaikan suku bunga 75 basis poin lagi pada Juli, meredakan kegelisahan atas kenaikan 100 basis poin yang bahkan lebih besar. "The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 tetapi seharusnya tidak," kata Hatfield.

Menurutnya, The Fed telah melakukan banyak hal untuk mengurangi inflasi tetapi mereka tidak akan menyadarinya sampai mereka melihatnya di kaca spion. "Hal yang perlu diingat tentang The Fed adalah seolah-olah mandat ketiga mereka adalah berada di belakang kurva," tambah Hatfield.

Pada hari Rabu, kemungkinan kenaikan yang lebih besar tumbuh setelah laporan CPI, mengingat niat bank sentral untuk secara agresif mengatasi inflasi yang tinggi selama beberapa dekade - sebuah prospek yang meningkatkan kemungkinan kontraksi ekonomi.

Inflasi inti, yang menghapus harga makanan dan energi, terus mereda dari puncak Maret, meskipun tetap jauh di atas target rata-rata tahunan 2% bank sentral. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 mengakhiri hari di wilayah negatif, dengan sektor keuangan (.SPSY) menderita persentase kerugian terbesar, turun 1,9%. Sektor Tech (.SPLRCT) adalah pemenang terbesar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Akankah Spanyol Siap...
Akankah Spanyol Siap Akhiri Mimpi Ronaldo di Piala Dunia?
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved