Wall Street Ditutup Beragam, S&P 500 dan Dow Jones Berakhir Terkoreksi

Jum'at, 15 Juli 2022 - 07:15 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Wall Street ditutup dengan S&P 500 dan Dow Jones berakhir terkoreksi. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup dengan S&P 500 (.SPX) dan Dow Jones berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis (14/7/2022) waktu setempat. Hal itu terjadi setelah investor mencerna hasil kuartalan yang mengecewakan dari dua bank besar AS dan data inflasi yang lebih jauh dari perkiraan.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 142,62 poin, atau 0,46%, menjadi 30.630,17, S&P 500 (.SPX) kehilangan 11,4 poin, atau 0,30%, pada 3.790,38 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 3,60 poin, atau 0,03%, pada 11.251,19.

Baca Juga: Inflasi Bikin Gelisah, Wall Street Dibuka Melemah

Awalnya, ketiga indeks saham utama AS ada penjualan tajam setelah pendapatan kuartal kedua dari JPMorgan Chase & Co dan Morgan Stanley (MS.N). Keduanya melaporkan laba merosot dan memperingatkan perlambatan ekonomi yang akan datang.

Kerugian menyempit saat sesi berlanjut, dengan kenaikan saham microchip (.SOX) membantu mendorong Indeks Komposit Nasdaq ke kenaikan nominal. "Ada tanggapan irasional terhadap hasil JPMorgan dan Morgan Stanley," kata Jay Hatfield, kepala eksekutif dan manajer portofolio di InfraCap di New York. "Tidak mengherankan bahwa perbankan investasi lemah."

CEO JPMorgan Jamie Dimon memberikan catatan yang hati-hati tentang ekonomi global sementara unit perbankan investasi Morgan Stanley berjuang untuk mengatasi kemerosotan dalam pembuatan kesepakatan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved