Harta Karun Migas RI Terancam Habis Tak Sampai 20 Tahun Lagi, Ini Buktinya!

Jum'at, 22 Juli 2022 - 13:49 WIB
loading...
Harta Karun Migas RI...
Harta karun migas RI terancam habis tidak sampai 20 tahun lagi. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harta karun migas RI terancam habis tidak sampai 20 tahun lagi. Ternyata bahan bakar fosil ini memiliki batas konsumsi. Berdasarkan laporan MAHB Stanford, rasio cadangan energi dengan tingkat produksi minyak bumi global akan berakhir tahun 2052 mendatang dan gas bumi mencapai usia puncak di 2060.

Namun, setiap penelitian menunjukkan perhitungan berbeda. American Petroleum Institute memperkirakan pasokan minyak dunia akan habis tahun 2062 dengan asumsi total cadangan minyak dunia antara 1,4 - 2 triliun barel.

Baca Juga: Harta Karun Pegunungan Ural Mirip dengan yang Ditulis Surat Al Kahfi

Meskipun perhitungannya berbeda, tak dipungkiri bahwa dunia akan segera kehabisan cadangan migas dalam beberapa puluh tahun ke depan. Mengingat usianya yang realtif pendek, dunia saat ini khawatir mencari alternatif energi lain pengganti fosil salah satunya adalah energi terbarukan.

Energi terbarukan memang kalah pamor dengan fosil. Namun, dunia secara aktif terus mengembangkan teknologi energi terbarukan agar energi yang dihasilkan mampu bersaing dengan fosil.

Dilansir dari laman MAHB Stanford, saat ini energi terbarukan sudah berkontribusi seperempat dari permintaan dunia. Produksi listrik terbarukan global meningkat sebesar 6,3% pada 2017 lalu.

Baca Juga: Inggris Temukan Harta Karun di Aceh, Terkubur Ribuan Kaki di Bawah Laut

China dan UE berkontribusi 50% dari peningkatan pembangkit listrik berbasis terbarukan, diikuti oleh AS, India, dan Jepang. Lantas, kapan harta karun migas RI akan habis.

1. Minyak Bumi

Dewan Energi Nasional (DEN) melaporkan bahwa cadangan minyak bumi di Indonesia mencapai 4,2 miliar barel yang diperkirakan hanya mampu bertahan sampai 9 tahun ke depan. Sementara berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan cadangan minyak bumi nasional sebesar 4,17 miliar barel dengan cadangan terbukti (proven) sebanyak 2,44 miliar barel dengan data cadangan yang belum terbukti sebesar 2,44 miliar barel.

Sebab itu pemerintah berupaya mempercepat transisi dari energi fosil ke energi terbarukan. Perhitungan cadangan minyak tersebut berdasarkan data cadangan tahun 2020 yang diasumsikan tidak ada penemuan cadangan minyak baru.

2. Gas Bumi

Kementerian ESDM melaporkan umur cadangan gas bumi Indonesia tinggal 19,9 tahun. Asumsi tersebut tidak ada penemuan baru dengan tingkat produksi 6 billion standard cubic feet per day (bscfd). Sementara DEN melaporkan cadangan gas ditaksir hanya mampu bertahan hingga 18 tahun mendatang dengan cadangan gas 62,4 triliun kaki kubik (TCF)

Strategic Advisor Center for Energy and Innovations Technology Studies juga merilis terkait usia cadangan gas bumi di Indonesia. Adapun cadangan gas di tanah air mencapai 41,6 TSCF dan asumsi produksi gas 6.000 MMSCFD. Dengan perhitungan tersebut, maka ketersediaan gas hanya cukup hingga 19,6 tahun ke depan. Sedangkan Petroleum Resources Management usia cadangan gas bumi Indonesia habis 17,7 tahun lagi dengan asumsi tidak ada penemuan baru.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
Rekomendasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Infografis
Tahun Lalu, Rusia-NATO...
Tahun Lalu, Rusia-NATO Selangkah Lagi Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved