Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB
loading...
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait mulai menawarkan penjualan minyak mentah kepada kilang-kilang di Asia. FOTO/Oil&Gas Middle East
A A A
JAKARTA - Kuwait mulai menawarkan penjualan minyak mentah kepada kilang-kilang di Asia untuk pertama kalinya sejak pecahnya konflik dengan Iran. Langkah tersebut menjadi sinyal meningkatnya kembali arus pengiriman energi melalui Selat Hormuz yang sebelumnya terganggu akibat ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

"Setidaknya 4 juta barel minyak ekspor utama Kuwait yang diangkut menggunakan dua kapal tanker raksasa ditawarkan kepada sejumlah kilang di Asia, termasuk di China dan Korea Selatan," menurut pelaku pasar yang mengetahui transaksi tersebut dikutip dari Bloomberg, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel

Penawaran tersebut menambah indikasi bahwa lalu lintas energi melalui Selat Hormuz mulai menunjukkan perbaikan. Tren tersebut terjadi seiring meningkatnya koordinasi Amerika Serikat dalam mendukung keamanan pelayaran di jalur strategis yang menjadi pintu keluar utama ekspor minyak negara-negara Teluk Persia.



Meski Iran sebelumnya mengancam aktivitas pelayaran di kawasan tersebut, sejumlah produsen minyak Teluk kini mulai meningkatkan pengiriman minyak mentah ke pasar internasional. Namun, banyak kapal tanker masih memilih mematikan sistem pelacakan atau berlayar dalam kondisi "dark transit" untuk mengurangi risiko menjadi sasaran gangguan keamanan.

Kuwait, yang merupakan produsen minyak terbesar kelima di kawasan Timur Tengah, mengekspor minyak dari terminal yang berada jauh di dalam Teluk Persia sehingga seluruh pengiriman menuju pasar global harus melewati Selat Hormuz. Selain Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA) juga dilaporkan mulai kembali menawarkan jutaan barel minyak kepada pembeli di Asia meskipun volume ekspor energi kawasan masih berada di bawah level sebelum konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Kemenag Siapkan Konten...
Kemenag Siapkan Konten Edukasi untuk Cegah Penyebaran LGBTQ
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
Infografis
Pertama Kalinya, Ukraina...
Pertama Kalinya, Ukraina Gunakan Bom JDAM-ER ke Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved