Tips Merawat Komponen CVT Pada Motor Matik Yamaha
Rabu, 27 Juli 2022 - 20:42 WIB
loading...
Yamaha memberikan tips perawatan CVT pada motor matik. Foto: PT SJAM
A
A
A
MAKASSAR - Continuously Variable Transmission atau CVT memegang peranan penting pada motor matik. Komponen ini merupakan alat penggerak otomatis, yang membuat pengendara tidak perlu lagi memindahkan perseneling.
Di dalam sistem CVT tersebut terdapat V-Belt. Komponen ini berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak.
Baca juga:Yamaha Beri Kejutan ke Konsumen yang Berulang Tahun di Bulan Juli
Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) , Riyadi Prihantono menuturkan, pemilik motor matik tak boleh hanya tahu memakai saja, tapi harus tahu bagaimana perawatan CVT dan V-Belt juga.
“Sepeda motor matik menjadi pilihan mayoritas pengendara sepeda motor di Indonesia karena dinilai lebih praktis dan nyaman digunakan. Namun selain menggunakannya, pengendara wajib mengetahui perawatan yang tepat agar dapat terus menikmati kenyamanan dan performa yang terbaik dari motor matik," ungkapnya, baru-baru ini.
"Salah satunya perawatan V-Belt sebagai komponen penting pada sepeda motor matik. Namun karena keberadaannya tidak terlihat, tepatnya di dalam sistem CVT motor matik sehingga seringkali pengendara mengabaikan perawatannya," tambah Riyadi.
Riyadi menambahkan, Yamaha selalu berupaya untuk memperhatikan motor matik keluarannya termasuk perawatannya. Hal itu untuk memastikan pengguna nyaman dalam berkendara.
"Maka sebagai pelopor sepeda motor matik di Indonesia, Yamaha terus berupaya menjaga performa sepeda motor pengendara dengan melakukan standardisasi pengecekan sepeda motor di setiap bengkel resmi Yamaha sekaligus menghadirkan produk spare part asli Yamaha," jelasnya.
Baca juga:Tips Merawat Aki Sepeda Motor Yamaha Agar Lebih Awet
"Selain itu, Yamaha terus mengingatkan para pengendara melalui berbagai tips perawatan sepeda motor untuk mendukung konsumen dalam merawat sepeda motornya agar tetap optimal dan nyaman saat digunakan,” ucap Riyadi.
Sebagai informasi, V-Belt menjadi salah satu komponen matik yang memiliki fungsi penting untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak.
Semakin sering sepeda motor digunakan maka semakin aktif V-Belt bergerak. Jika pemilik kendaraan merupakan seseorang yang aktif berkendara sepeda motor, suka melakukan perjalanan jauh atau touring tentunya akan membuat performa dari V-Belt semakin menurun.
Oleh karena itu, pengendara aktif wajib melakukan perawatan sepeda motor secara berkala terutama penggantian V-Belt tepat waktu agar performa motor tetap optimal.
Pengendara juga dapat menjaga umur komponen sepeda motor matik agar tidak cepat aus, di antaranya dengan menghindari gaya berkendara dengan hentakan atau bukaan gas secara tiba-tiba. Tidak membawa beban atau muatan berlebih. Serta melakukan perawatan komponen CVT matik yang tepat.
Baca juga:Tim Yamaha Dominasi Juara di Bupati Selayar Cup Open Race 2022
Pada umumnya, waktu penggantian part V-Belt yang tepat dilakukan pada saat sepeda motor mencapai jarak tempuh 20.000 km-25.000 km (20 - 25 bulan) atau sesuai dengan anjuran buku petunjuk pemilik.
Namun pengendara juga dapat menjaga performa sepeda motor dengan pengecekan V-Belt secara rutin sesuai jadwal servis berkala di bengkel resmi terpercaya. Hal ini juga berguna untuk membersihkan kotoran yang ada pada V-Belt sepeda motor.
Pada bengkel resmi Yamaha, saat servis berkala sudah memiliki standardisasi. Itu untuk pengecekan dan pembersihan komponen CVT matik khususnya V-Belt.
Jika pengendara terlambat dalam penggantian V-Belt sepeda motor akan berdampak pada menurunnya performa sepeda motor dan kenyaman berkendara.
V-Belt yang perlu diganti akan menimbulkan gejala seperti tarikan motor kurang maksimal, terasa getaran dan bunyi berdecit saat akselerasi yang mengindikasikan V-Belt kehilangan daya cengkram. Ataupun jika kondisi visual V-Belt yang tampak mulai retak.
Baca juga:Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race Jadi Ruang Komunitas Salurkan Hobi Balap
Jika V-Belt sudah waktunya diganti, konsumen dapat menggunakan V-Belt asli Yamaha seperti pada Yamaha Lexi harga V-Belt Rp135,000. Roller Rp50,000,- dan Grease atau pelumasRp9,500. Atau dapat mengambil paket penggantian V-Belt Kit ASLI Yamaha dengan harga yang lebih terjangkauR176.000 sudah termasuk dengan roller dan grease yang sesuai.
Semakin mendukung kepraktisan pengendara dalam merawat sepeda motor agar tetap optimal Yamaha menghadirkan aplikasi My Yamaha Motor . Aplikasi ini mudah digunakan oleh konsumen untuk booking servis, pencarian dealer terdekat, informasi garansi dan kartu servis gratis, notifikasi pengingat servis gratis dan berkala, informasi aktivitas dan promosi terkait Yamaha hingga monitoring riwayat servis kendaraan.
Di dalam sistem CVT tersebut terdapat V-Belt. Komponen ini berfungsi menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak.
Baca juga:Yamaha Beri Kejutan ke Konsumen yang Berulang Tahun di Bulan Juli
Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) , Riyadi Prihantono menuturkan, pemilik motor matik tak boleh hanya tahu memakai saja, tapi harus tahu bagaimana perawatan CVT dan V-Belt juga.
“Sepeda motor matik menjadi pilihan mayoritas pengendara sepeda motor di Indonesia karena dinilai lebih praktis dan nyaman digunakan. Namun selain menggunakannya, pengendara wajib mengetahui perawatan yang tepat agar dapat terus menikmati kenyamanan dan performa yang terbaik dari motor matik," ungkapnya, baru-baru ini.
"Salah satunya perawatan V-Belt sebagai komponen penting pada sepeda motor matik. Namun karena keberadaannya tidak terlihat, tepatnya di dalam sistem CVT motor matik sehingga seringkali pengendara mengabaikan perawatannya," tambah Riyadi.
Riyadi menambahkan, Yamaha selalu berupaya untuk memperhatikan motor matik keluarannya termasuk perawatannya. Hal itu untuk memastikan pengguna nyaman dalam berkendara.
"Maka sebagai pelopor sepeda motor matik di Indonesia, Yamaha terus berupaya menjaga performa sepeda motor pengendara dengan melakukan standardisasi pengecekan sepeda motor di setiap bengkel resmi Yamaha sekaligus menghadirkan produk spare part asli Yamaha," jelasnya.
Baca juga:Tips Merawat Aki Sepeda Motor Yamaha Agar Lebih Awet
"Selain itu, Yamaha terus mengingatkan para pengendara melalui berbagai tips perawatan sepeda motor untuk mendukung konsumen dalam merawat sepeda motornya agar tetap optimal dan nyaman saat digunakan,” ucap Riyadi.
Sebagai informasi, V-Belt menjadi salah satu komponen matik yang memiliki fungsi penting untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran. Sehingga, membuat sepeda motor dapat bergerak.
Semakin sering sepeda motor digunakan maka semakin aktif V-Belt bergerak. Jika pemilik kendaraan merupakan seseorang yang aktif berkendara sepeda motor, suka melakukan perjalanan jauh atau touring tentunya akan membuat performa dari V-Belt semakin menurun.
Oleh karena itu, pengendara aktif wajib melakukan perawatan sepeda motor secara berkala terutama penggantian V-Belt tepat waktu agar performa motor tetap optimal.
Pengendara juga dapat menjaga umur komponen sepeda motor matik agar tidak cepat aus, di antaranya dengan menghindari gaya berkendara dengan hentakan atau bukaan gas secara tiba-tiba. Tidak membawa beban atau muatan berlebih. Serta melakukan perawatan komponen CVT matik yang tepat.
Baca juga:Tim Yamaha Dominasi Juara di Bupati Selayar Cup Open Race 2022
Pada umumnya, waktu penggantian part V-Belt yang tepat dilakukan pada saat sepeda motor mencapai jarak tempuh 20.000 km-25.000 km (20 - 25 bulan) atau sesuai dengan anjuran buku petunjuk pemilik.
Namun pengendara juga dapat menjaga performa sepeda motor dengan pengecekan V-Belt secara rutin sesuai jadwal servis berkala di bengkel resmi terpercaya. Hal ini juga berguna untuk membersihkan kotoran yang ada pada V-Belt sepeda motor.
Pada bengkel resmi Yamaha, saat servis berkala sudah memiliki standardisasi. Itu untuk pengecekan dan pembersihan komponen CVT matik khususnya V-Belt.
Jika pengendara terlambat dalam penggantian V-Belt sepeda motor akan berdampak pada menurunnya performa sepeda motor dan kenyaman berkendara.
V-Belt yang perlu diganti akan menimbulkan gejala seperti tarikan motor kurang maksimal, terasa getaran dan bunyi berdecit saat akselerasi yang mengindikasikan V-Belt kehilangan daya cengkram. Ataupun jika kondisi visual V-Belt yang tampak mulai retak.
Baca juga:Idemitsu bLU cRU Yamaha Sunday Race Jadi Ruang Komunitas Salurkan Hobi Balap
Jika V-Belt sudah waktunya diganti, konsumen dapat menggunakan V-Belt asli Yamaha seperti pada Yamaha Lexi harga V-Belt Rp135,000. Roller Rp50,000,- dan Grease atau pelumasRp9,500. Atau dapat mengambil paket penggantian V-Belt Kit ASLI Yamaha dengan harga yang lebih terjangkauR176.000 sudah termasuk dengan roller dan grease yang sesuai.
Semakin mendukung kepraktisan pengendara dalam merawat sepeda motor agar tetap optimal Yamaha menghadirkan aplikasi My Yamaha Motor . Aplikasi ini mudah digunakan oleh konsumen untuk booking servis, pencarian dealer terdekat, informasi garansi dan kartu servis gratis, notifikasi pengingat servis gratis dan berkala, informasi aktivitas dan promosi terkait Yamaha hingga monitoring riwayat servis kendaraan.
(luq)
Lihat Juga :