BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II-2022 Capai 5,05%

Senin, 01 Agustus 2022 - 20:24 WIB
loading...
BI Perkirakan Pertumbuhan...
Aktivitas masyarakat akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun ini mencapai 5,05%, meskipun situasi dunia masih dibayangi sejumlah risiko. "Triwulan kedua pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,05%," kata Perry melalui Hasil Rapat Berkala III Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (1/8/2022).

Baca juga: Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed Ada di Tangan BI

Dia mengatakan situasi perekonomian ke depan akan semakin membaik, terutama didorong konsumsi sektor swasta yang meningkat dan mobilitas masyarakat yang berangsur pulih. "Ini akan meningkatkan konsumsi swasta sehingga itu akan menjadi dorongan naik dan kinerja ekspor membaik, dan kebijakan fiskal," katanya.

Perry memastikan BI bersama Kementerian Keuangan akan terus melakukan koordinasi fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu BI juga melakukan normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan giro wajib minimum (GWM) secara bertahap dan pemberian insentif GWM yang berlangsung tanpa menganggu kondisi likuiditas dan intermediasi perbankan.

Baca juga: Benarkah Menikah di Bulan Muharram atau Suro Dilarang?

"Penyesuaian secara bertahap GWM rupiah dan pemberian insentif GWM sejak 1 Maret-15 Juli 2022 menyerap likuditas perbankan sekitar Rp219 triliun rupiah," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved