KB Bukopin Wujudkan Impian untuk Miliki Mobil Listrik, Begini Penjelasannya

Selasa, 02 Agustus 2022 - 10:00 WIB
loading...
KB Bukopin Wujudkan...
(Foto: Dok. Hyundai)
A A A
JAKARTA - Mobil listrik yang dikenal ramah lingkungan, mulai gencar di pasar Indonesia. Salah satunya, Hyundai Motors Indonesia dengan produk series Ioniq dan Kona.

Kehadiran mobil listrik Hyundai ini pun turut mencuri perhatian masyarakat. Bahkan, mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) dengan series terbaru dari Hyundai, Ioniq 5 ini dapat membukukan pesanan sebanyak 1.700 unit sejak diperkenalkan pada Maret 2022 lalu.

Dengan adanya penjualan yang cukup tinggi dari Ioniq 5 ini, menarik perhatian KB Bukopin untuk mendukung produksi mobil listrik. Apalagi, hal ini juga sejalan dengan upaya KB Bukopin yang turut memerhatikan lingkungan dan sosial, sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan yang telah dicanangkan.

Dipilihnya Hyundai, dikarenakan pionir dari mobil listrik. Selain itu adanya komitmen Hyundai untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Di mana, mobil listrik juga disebut menjadi salah satu pendorong berkembangnya energi terbarukan (eBT) di Indonesia.

Kini Hyundai hadir dengan Ioniq 5, mobil listrik pertama yang diproduksi sepenuhnya di Indonesia dan juga menjadi EV pertama Hyundai yang dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dengan menyematkan teknologi Vehicle-to-Load (V2L).

Fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh daya listrik hingga sebesar 3,6 kW untuk mengisi ulang daya berbagai perangkat listrik, seperti sepeda listrik, skuter listrik, atau peralatan berkemah.

Dukungan yang diberikan KB Bukopin ini dengan memberikaan penyaluran kredit (lending) berupa pembiayaan kepada dealer authorized Hyundai melalui layanan Korean Business Link.

“Sebagai salah satu Bank yang mendukung proyek ramah lingkungan, Bank KB Bukopin telah memberikan pembiayaan kepada dealer authorized Hyundai dan melakukan kerjasama pembiayaan atau join financing dengan PT Sunindo Kookmin Best Finance (SKBF) untuk penyaluran kredit kepada konsumen selaku end user mobil listrik,” ujar Kim Jong Un selaku Korean Link Business Division Head.

Korean Business Link merupakan layanan yang diinisiasi oleh KB Bukopin dengan dukungan dari KB Kookmin Bank, bank terbesar di Korea Selatan yang kini menjadi ultimate shareholder-nya.

Hal ini dilakukan oleh KB Kookmin Bank untuk mengembangkan bisnis ke berbagai negara, salah satunya di Indonesia. Selain itu, KB Kookmin Bank juga membantu KB Bukopin menuju bank global.

Korean Business Link akan berfokus pada perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia. Di mana, pada layanan ini akan memberikan berupa penyaluran kredit (lending), penghimpunan dana, garansi bank, serta fasilitas trade finance seperti Letter of Credit (LC), SKBDN, dan standby LC.

Setidaknya, ada 51 perusahaan yang telah terjaring sampai dengan kuartal (Q1)-2022 ini. Di antaranya, 44 perusahaan dalam penghimpunan dana (funding) dan tujuh perusahaan lainnya dalam penyaluran kredit (lending) dan trade finance.

Sejak Korean Link Business dijalankan pada Q1-2021, tingkat penghimpunan dana (funding) meningkat Rp6,3 triliun menjadi Rp7,8 triliun. Sementara, penyaluran kredit (lending) telah mencapai Rp420 miliar sampai dengan 31 Desember 2021.

Layanan Korean Business Link yang bekerja sama dengan Hyundai ini juga membantu nasabah untuk mewujudkan impian memiliki mobil listrik.

Cara mendapatkan mobil listrik melalui KB Bukopin

KB Bukopin Wujudkan Impian untuk Miliki Mobil Listrik, Begini Penjelasannya

(Foto: Dok. KB Bukopin)

Dukungan pada Hyundai Motors Indonesia ini juga diberikan kepada nasabah melalui financing KB Bukopin. Dalam hal ini, KB Bukopin menyediakan kredit kendaraan bermotor untuk para nasabahnya (auto loan).

“Untuk mendapatkan mobil listrik dari, konsumen dapat mengunjungi Bank KB Bukopin terdekat, dan bank akan membantu mencarikan stok mobil listrik di dealer authorized Hyundai yang ready saat ini serta menyediakan produk kredit kendaraan bermotor bagi nasabah (auto loan),” ucap Kim Jong Un.

Tidak hanya itu, KB Bukopin juga memberikan berbagai fasilitas menarik yang dapat digunakan oleh nasabah. Salah satunya, dengan menyediakan produk pinjaman.

“Selain pinjaman untuk para dealer Hyundai Motor Indonesia yaitu dalam produk dealer financing, untuk konsumen end user juga disediakan produk pinjaman dengan plafond maksimal Rp1,5 Miliar serta DP yang terjangkau (20 persen),” tutur Kim Jong Un.

Dengan demikian, para nasabah akan semakin mudah memiliki mobil listrik dengan spesifikasi yang menggiurkan ini. Pasalnya, Ioniq 5 memiliki jarak tempuh hingga 481 KM dengan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,4 detik**.

Hyundai Ioniq 5 tersedia dengan berbagai model, di mana tipe tertinggi Ioniq 5 Signature Long Range menjadi model paling banyak dipesan sekitar 70 persen dari total SPK. Diikuti Signature Standard Range, Prime Long Range, dan Prime Standard Range.

Wakil Direktur Utama Robby Mondong mengatakan melalui kerja sama ini perseroan dapat berkontribusi untuk menyalurkan pembiayaan yang mendukung kestabilan keramahan lingkungan melalui pembiayaan kepada dealer authorized partner Hyundai dan membantu konsumen mendapatkan fasilitas pembiayaan mobil listrik.

Tidak hanya itu, Robby juga mengharapkan jika kerja sama ini dapat meningkatkan cross selling dan perluasan kerjasama produk perbankan dengan Hyundai Group.

Selain untuk perluasan kerja sama, KB Bukopin juga berharap ke depan dapat mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan dengan energi terbarukan (eBT) melalui penggunaan mobil listrik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut cara memiliki mobil listrik Hyundai serta layanan perbankan lainnya dari KB Bukopin, dapat diakses melalui laman KB Bukopin atau hubungi Hallo KB Bukopin 14005.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Insentif Daerah dan...
Insentif Daerah dan Relaksasi Regulasi Momentum Percepatan Swasta Investasi SPKLU
Siap-siap! Insentif...
Siap-siap! Insentif Kendaraan Listrik Bakal Terbit Dua Minggu Lagi
Ironi Pajak Mobil Listrik,...
Ironi Pajak Mobil Listrik, Insentif Dicabut di Tengah Lonjakan Harga BBM
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Rekomendasi
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved