Jaga Ketahanan Pangan, Kawasan Transmigrasi Perlu Dukungan Anggaran
Senin, 29 Juni 2020 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, secara ekonomis akan sangat mahal jika sumber pangan harus didatangkan dari luar Kalimantan. Keterlibatan kawasan-kawasan transmigrasi di Kalimantan, bukan hanya Kalimantan Tengah yang saat ini sedang digarap sebagai food estate, diyakini mampu menghadirkan ketahanan pangan nasional.
"Daerah food estate di Kalteng yang notabene berada di lahan gambut akan sulit memenuhi produksi berbagai jenis pangan, akibat keterbatasan karakteristik lahannya. Karenanya melibatkan daerah lain di Kalimantan menjadi sangat rasional. Kenapa harus di daerah trasmigrasi? Selain mudah diawasi dan dikelola oleh Pemerintah melalui Kementerian Desa dan PDTT, secara kultural, para transmigran juga memiliki produktivitas yang baik," imbuh Rifqi.
Oleh itu, pihaknya akan memberikan dukungan kebijakan dan anggaran di APBN 2021 untuk program ini. "Saat ini, kami tengah membahas RKA dan RKP kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Desa dan PDTT yang merupakan mitra kerja Komisi V DPR. Ini adalah pembahasan awal APBN 2021," tegas Sekretaris Kelompok Komisi (Poksi) V Fraksi PDI Perjuangan DPR ini.
"Daerah food estate di Kalteng yang notabene berada di lahan gambut akan sulit memenuhi produksi berbagai jenis pangan, akibat keterbatasan karakteristik lahannya. Karenanya melibatkan daerah lain di Kalimantan menjadi sangat rasional. Kenapa harus di daerah trasmigrasi? Selain mudah diawasi dan dikelola oleh Pemerintah melalui Kementerian Desa dan PDTT, secara kultural, para transmigran juga memiliki produktivitas yang baik," imbuh Rifqi.
Oleh itu, pihaknya akan memberikan dukungan kebijakan dan anggaran di APBN 2021 untuk program ini. "Saat ini, kami tengah membahas RKA dan RKP kementerian/lembaga, termasuk Kementerian Desa dan PDTT yang merupakan mitra kerja Komisi V DPR. Ini adalah pembahasan awal APBN 2021," tegas Sekretaris Kelompok Komisi (Poksi) V Fraksi PDI Perjuangan DPR ini.
(fai)
Lihat Juga :