Tuan Guru Bajang Mundur dari Wakomut BSI, Ini Kata Erick Thohir

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 19:00 WIB
loading...
Tuan Guru Bajang Mundur dari Wakomut BSI, Ini Kata Erick Thohir
Tuan Guru Bajang (TGB) mengundurkan diri dari Wakomut BSI. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Jumat (5/8). Dia menjabat tidak lebih dari satu tahun.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengucapkan terima kasih atas kontribusi TGB semasa menjabat sebagai Wakomut BSI. Meski tak sampai satu tahun, Erick menilai TGB mempunyai keberpihakan terhadap ekonomi syariah.

"Hari ini, saya menerima surat pengunduran diri Pak Tuan Guru Bajang, tentu saya sangat berterima kasih atas upaya beliau dalam mengawasi BSI agar tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan," ujar Erick melalui pernyataan tertulis, Sabtu (5/8/2022).

Baca Juga: Resmi Dilantik Jadi Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB: Saya Ikhtiar Mengemban Sebaik-baiknya

Erick menyebut TGB merupakan salah satu sosok yang memiliki pengalaman panjang dalam ekonomi syariah, seperti membidani konversi Bank NTB menjadi bank NTB Syariah hingga mendukung proses terbentuknya penggabungan bank BUMN syariah menjadi BSI. Meski tak lagi menjabat sebagai Komisaris BSI, Erick meyakini TGB tetap membuka diri untuk berkontribusi dalam kemajuan ekonomi syariah.

"Tentu kita sangat terbuka dalam menerima segala masukan dalam upaya kita mendukung kemajuan ekonomi syariah dan industri halal dalam negeri, termasuk dari Tuan Guru Bajang," ucap Erick.

Lihat Foto: TGB Jabat Ketua Harian Nasional Partai Perindo

Sebagai informasi, mantan Gubernur NTB itu dilantik sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Agustus 2021. TGB kala itu dilantik bersama Adiwarman Azwar Karim yang ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2188 seconds (11.252#12.26)