Kementan Gelar Job Fair Polbangtan Malang 2022
Minggu, 07 Agustus 2022 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
Mentan Syahrul meyakini generasi milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern. Melalui pendidikan vokasi, Kementan menghubungkan dengan usaha dan industri agar lulusannya sesuai kebutuhan dan siap untuk hal-hal yang baru.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa pertanian membutuhkan SDM yang andal dan unggul. “Petani milenial harus siap menjadi pengusaha pertanian milenial yang kreatif, inovatif, profesional, berdaya saing dan tentunya mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin,” katanya.
Menurut Dedi Nursyamsi, output dan tujuan pendidikan vokasi Kementan adalah menciptakan job seeker dan job creator, yaitu membentuk wirausaha muda pertanian dan SDM yang siap bekerja didunia usaha industri pertanian.
(Baca juga:Kementan-SMK Kaderisasi Generasi Muda Jadi Petani dan Wirausaha Pertanian)
“Pertanian ke depan harus maju, mandiri dan modern. Kuncinya pada kemampuan SDM pertanian. Pertanian bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu bisnis besar,” katanya lagi.
Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana menegaskan bahwa Polbangtan memiliki kewajiban untuk mencetak lulusan berkualifikasi andal dan kompetitif baik sebagai job seeker dan job creator maupun wirausahawan muda pertanian.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa pertanian membutuhkan SDM yang andal dan unggul. “Petani milenial harus siap menjadi pengusaha pertanian milenial yang kreatif, inovatif, profesional, berdaya saing dan tentunya mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin,” katanya.
Menurut Dedi Nursyamsi, output dan tujuan pendidikan vokasi Kementan adalah menciptakan job seeker dan job creator, yaitu membentuk wirausaha muda pertanian dan SDM yang siap bekerja didunia usaha industri pertanian.
(Baca juga:Kementan-SMK Kaderisasi Generasi Muda Jadi Petani dan Wirausaha Pertanian)
“Pertanian ke depan harus maju, mandiri dan modern. Kuncinya pada kemampuan SDM pertanian. Pertanian bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu bisnis besar,” katanya lagi.
Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana menegaskan bahwa Polbangtan memiliki kewajiban untuk mencetak lulusan berkualifikasi andal dan kompetitif baik sebagai job seeker dan job creator maupun wirausahawan muda pertanian.
Lihat Juga :