Blokir 410 Konten Judi Online per Hari, Menkominfo: Patah Tumbuh Hilang Berganti

Senin, 08 Agustus 2022 - 14:17 WIB
loading...
Blokir 410 Konten Judi Online per Hari, Menkominfo: Patah Tumbuh Hilang Berganti
Menkominfo Johnny G Plate. Foto/MPI/Ikhsan PSP
A A A
JAKARTA - Judi online marak dan konten-kontennya terus bermunculan hingga sulit dibendung. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, sejak 2018 hingga akhir Juli 2022, sebanyak lebih dari 552.000 konten judi online telah dicabut dan diblokir.

"Dari tahun 2018 sampai dengan 31 Juli yang lalu, lebih dari 552.000 konten judi di ruang digital yang sudah diblokir dan di-take down," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate di Gedung Kominfo, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Setahun Tambah Rp1,2 Miliar, Intip Harta Kekayaan Menkominfo Johnny G Plate

Dia melanjutkan, pada tahun 2022, mulai Januari hingga Juli rata-rata 12.300 konten judi online di-takedown per bulan atau sekitar 410 konten per hari.

"Itu berarti efektif surveilance system dan cyber patrol setiap hari yang dilakukan, sehingga konten judi itu bisa diatasi," ujar menteri asal NTT.

Johnny menuturkan, pihaknya telah berusaha maksimal untuk melakukan penindakan terhadap konten-konten judi online walaupun pada akhirnya setelah dilakukan pemblokiran, akan muncul kembali konten judi online yang baru.

Baca juga: Kominfo Putus Akses 15 PSE Game Judi Online

"Kita sama-sama ketahui, patah tumbuh hilang berganti barang ini, kita take down 410 yang muncul juga banyak setiap hari. Sehingga kita harus melakukan patrolinya sepanjang 24 jam full," tandas politisi Nasdem itu.

Dia mengungkapkan, saat ini Kominfo memiliki kemampuan untuk membaca domain atau situs yang berbasis alphabet dan angka meningkat dibandingkan sebelumnya yang hanya mampu membaca huruf saja.



"Mudah-mudahan kita tetap selalu akan berusaha membersihkan, sehingga ruang digital kita bisa dimanfaatkan untuk atau digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat," tandasnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1890 seconds (11.97#12.26)