Siap Gelar IPO, TOOL Kelebihan Permintaan 106,89 Kali

Senin, 08 Agustus 2022 - 15:30 WIB
loading...
Siap Gelar IPO, TOOL...
TOOL berencana melakukan penawaran umum perdana saham. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk (TOOL) berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perusahaan yang bergerak di bidang perkakas dan peralatan rumah tangga serta koper ini melepas sebanyak 410 juta saham baru dengan harga penawaran sebesar Rp 127 per lembar saham.

Adapun dana yang diperoleh dari IPO ini diperkirakan mencapai Rp 52,07 miliar. Saham yang ditawarkan pada pada masa penawaran tanggal 2-5 Agustus 2022 mendapat respons positif dari investor.

"Berdasarkan data dari sistem e-IPO dana yang terhimpun sebesar Rp 2,13 triliun yang mengakibatkan kelebihan permintaan (over subscribe) 106.89 kali dari pooling dengan total investor sebanyak 31.227," kata Direktur Utama Rohartindo Nusantara Luas Ronald Hartono Tan dalam pernyataan tertulis, Senin (8/8/2022).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, 3 Saham IPO Pimpin Top Gainers

Rohartindo mengungkapkan, dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, sebanyak 54,08 persen akan digunakan untuk membeli aset berupa 3 unit ruko dan 2 unit gudang untuk pengembangan usaha. Kemudian, 45,92 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan bisnis Perseroan yaitu penambahan barang-barang inventory Perseroan untuk dijual.

"Barang-barang inventory yang akan dibeli itu adalah 60 persen untuk penambahan produk perkakas, 20 persen untuk penambahan produk peralatan rumah tangga dan 20 persen sisanya untuk penambahan produk Tas dan Koper," lanjutnya.

Dalam waktu yang bersamaan, Perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 205 juta lembar atau 12,5 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Waran akan diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang 2 saham baru berhak atas pembelian 1 waran dengan harga pelaksanaan Rp 500, yang dapat dilakukan setelah 6 bulan sejak diterbitkan, sampai dengan 18 bulan berikutnya.

Seluruh dana dari penerbitan waran seri I akan digunakan sebagai modal kerja untuk barang-barang inventory Perseroan berupa perkakas, peralatan rumah tangga dan Koper Robot Airwheel. Dalam IPO tersebut PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

"Kami optimis dapat meningkatkan omzet penjualan pada tahun-tahun mendatang, selain itu dengan pesatnya tingkat permintaan koper robot Airwheel yang sedang trend ikut mendongkrak omset penjualan Perseroan," kata dia.

Baca Juga: Mantan Analis Wall Street: Sanksi Barat Malah Positif bagi Rusia

Ronald menambahkan, adanya potensi dan peluang bisnis sektor konsumser tersebut mendorong perusahaan menghadirkan produk-produk yang memenuhi permintaan konsumen di bidang perkakas dan peralatan untuk keperluan rumah tangga untuk kelas menengah bawah.

Kegiatan usaha tersebut dimulai dengan penjualan secara konvensional atau offline melalui agen-agen dan re-seller door to door. Seiring dengan perkembangan teknologi, perseroan pun mulai melakukan penjualan secara online.
Pada 2021, perseroan telah memiliki wilayah distribusi di Jakarta, Surabaya, Bandung, Sulawesi, Sumatra, Bali dan Kalimantan dengan lebih dari 1.000 distributor dan re-seller. Portofolio merek produk yang dimiliki Perseroan saat ini adalah Nankai, Varem, Kovea, American Eagle, Rubystar, SNZO, VVIP, JUNIOR, Airwheel yaitu smart robotic luggage.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bakal Listing di Hong...
Bakal Listing di Hong Kong, MNC Animation Go Global Bidik 8 Juta Penduduk Dunia
MNC Digital Mengambil...
MNC Digital Mengambil Langkah Strategis Menuju Pencatatan Saham Sekunder di HKEX dengan Pengajuan A1
Efek Free Float 15%,...
Efek Free Float 15%, OJK Kaji Ulang Rencana IPO 2026
Target IPO 2025 Meleset,...
Target IPO 2025 Meleset, BEI Sebut Nilai Fundraise Meningkat
9 Perusahaan Antre IPO,...
9 Perusahaan Antre IPO, Enam Beraset Jumbo
Superbank Resmi Melantai...
Superbank Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia, Himpun Dana Rp2,79 Triliun
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Pertamina Tidak Layak...
Pertamina Tidak Layak Pimpin Holding Geothermal
12 Perusahaan Negara...
12 Perusahaan Negara Bakal Diincar Investor
Rekomendasi
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Berita Terkini
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved