Ciptakan Efisiensi, Perusahaan Butuh Teknologi Mumpuni Permudah Konkektivitas

Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:15 WIB
loading...
Ciptakan Efisiensi,...
Konektivitas membutuhkan teknologi yang mumpuni. Foto/ilustrasi/thecommonwealth.org
A A A
JAKARTA - Untuk mengakomodasi kebutuhan di era digital dan membuat perusahaan semakin dinamis diperlukan teknologi mumpuni yang mampu mendukung modernisasi platform . Salah satunya adalah teknologi Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN).

Baca juga: Kewajiban Pendaftaran PSE Bagian dari Perlindungan Warga Negara

Teknologi SD-WAN mampu membuat jaringan semakin lincah, fleksibel, terukur, konsisten dan aman dalam operasionalnya. Juga mampu memudahkan dan menyederhanakan pengelolaan konektivitas jarak jauh melalui aplikasi real-time dengan biaya yang lebih efisien sehingga menjadi salah satu pertimbangan banyak perusahaan berpindah ke teknologi SD-WAN.

“Digiserve by Telkom Indonesia sebagai salah satu perusahaan IT Managed Services terkemuka di Indonesia hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar SD-WAN di Indonesia. Kami menghadirkan layanan Total Managed SD-WAN sebagai satu-satunya provider yang menyediakan layanan tersebut di Indonesia,” ujar Ahmad Hartono, Presiden Direktur Digiserve by Telkom Indonesia, dalam seminar yang bertajuk ‘Improve Businesses with Fortinet Secure SD-WAN Managed Service Solution’ di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

Hartono juga menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan termasuk yang sudah menggunakan layanan SD-WAN Digiserve. Bagi perusahaan, pelanggan merupakan bagian terpenting untuk terus maju dan berkembang secara bersama, sehingga Digiserve akan terus melakukan inovasi.

Dalam kesempatan yang sama Kurniawan Darmanto, Head of Security Consultant Fortinet Indonesia, menjelaskan produk SD-WAN saat ini telah booming baik di pasar global maupun Indonesia. Produk SD-WAN bisa booming karena kelebihan produk ini yang mampu mempercepat proses transformasi digital.

Fortinet, salah satu partner Digiserve untuk teknologi SDWAN, merilis hasil survei yang menunjukkan semakin massifnya produk SD-WAN. Koresponden yang menyatakan bahwa SD-WAN mampu mempercepat proses transformasi atau akselearsi digital sebesar 69% , kerja darimana saja sebesar 52% dan ramsomware pledge sejumlah 67%.

SD-WAN kini menjadi rujukan bagi perusahaan-perusahaan terutama yang memiliki banyak cabang. Teknologi SD-WAN sangat akomodatif terhadap kebutuhan perusahaan, apalagi di tengah pandemi yang memunculkan pola kerja yang populer dengan work from home (WFH).

Dengan menggunakan SD-WAN, perusahaan dapat menggunakan bandwidth secara efisien untuk mengatasi biaya operasional yang tinggi serta memudahkan instalasi dan pengaturan di setiap entitas organisasi, bahkan cabang yang sulit terjangkau sekalipun.

Fortinet memberikan solusi melalui Fortinet Secure SD-WAN yang dapat mendukung kelancaran aktivitas digital organisasi maupun perusahaan demi kelangsungan bisnis mereka. Keandalan jaringan antara kantor pusat dan cabang maupun dengan karyawanan untuk WFH, sangat krusial diperhatikan termasuk untuk mendukung kinerja aplikasi. Apalagi penggunaan aplikasi juga makin banyak yang juga membutuhkan akses cepat.

“Fortinet terus melakukan update layanan kepada para pelanggan. Di antaranya SD-WAN sebagai salah satu fitur di Fortinet Fortigate, sebagai solusi untuk mendukung kelancaran dan optimalisasi kinerja pelanggan,” ujarnya.

Sementara itu, Dian Ruslaini, VP Customer & Operation Management Digiserve menegaskan bahwa Digiserve berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelaku industri terutama para pengguna SD-WAN. Komitmen ini didukung SDM yang andal karena saat ini ada 219 sertifikasi internasional sekaligus sebagai jaminan untuk bisa memberikan layanan terbaik dan sangat memuaskan kepada pelanggan.

Dian juga memberikan jaminan bahwa layanan Digiserve memberikan manfaat atau nilai lebih bagi bisnis pelanggan karena Digiserve memiliki Faster Problem Resolution sebagai dukungan service desk 24 jam sehari dan 7 hari seminggu terhadap penanganan gangguan, notifikasi insiden secara proaktif, laporan gangguan online dengan kontak tunggal.

Baca juga: 4 Selebriti Ini Menikah dengan Pengusaha dan Pensiun Jadi Artis

“Layanan SD-WAN Digiserve mampu memaksimalkan kerja departemen TI yang bukan merupakan kompetensi utama pelanggan. Dengan menggunakan layanan yang dikelola Digiserve justru lebih andal dan memungkinkan pelanggan mengalokasikan sumber daya mereka yang terbatas untuk lebih fokus mengembangkan bisnis mereka,” pungkas Dian.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Saat Kualitas Jaringan...
Saat Kualitas Jaringan Menjadi Bagian Penting dari Produktivitas Organisasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved